Pelita News Kabupaten Cirebon
Pondok Pesantren Darul Kirom desa Kejuden kecamatan Depok Kabupaten Cirebon mengadakan Takhtimul Qur’an, Haflah Akhirus Sanah dan Haul Ponpes Darul Kirom ke XXXXV dan XX, Minggu malam ( 14/4/24 ) bersama Gus Ahmed Nidho yang merupakan putra dari Kyai H. Jafar Shodik.
Dihadiri juga oleh Kuwu desa Kejuden Nurkaedi, perangkat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Mengawali takhtimul qur’an, haflah akhirus sanah dan haul ponpes Darul Kirom sebelumnya dilaksanakan pawai obor pada sore hari.
Kuwu desa Kejuden Nurkaedi menjelaskan pada Journalist Harian Pelita News bahwa takhtimul qur’an adalah khataman al qur’an atau khotmil qur’an dengan aktivitas pembacaan al qur’an, yang mana di kegiatan ini, tokoh agama, tokoh masyarakat termasuk kami pemerintah desa Kejuden berkumpul untuk membaca, memahami dan menghafal ayat – ayat suci al qur’an secara bersama – sama, jelasnya.
” Tujuannya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui pemahaman yang lebih dalam terhadap ayat – ayat suci al qur’an ” tegasnya.
Kami pemerintah desa Kejuden mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena akan menciptakan semakin kuatnya kebersamaan tokoh agama, tokoh masyarakat dengan pemerintah desa ” kami berkomitmen mendukung setiap kegiatan yang mencerminkan dan memelihara nilai – nilai keagamaan ” ucap Kuwu Nurkaedi.
Mudah – mudahan kegiatan ini dapat semakin memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya masyarakat desa Kejuden, dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari – hari ” semoga dengan kegiatan ini, kita semua dimudahkan segala urusannya, diringankan setiap langkah kita didalam mencari rezeki yang barokah, diberi kesehatan, dibahagiakan jiwa serta ditenangkan hati, dilindungi oleh Allah SWT dan diberikan petunjuk ” harapnya.
Saya atas nama pribadi dan pemerintah desa Kejuden memberikan apresiasi setinggi – tingginya kepada ponpes Darul Kirom atas terlaksananya kegiatan takhtimul qur’an, haflah akhirus sanah dan haul ponpes Darul Kirom ke XXXXV dan XX ” semoga kegiatan ini bisa menjadi pemantik untuk tetap bersemangat, berkhidmah dijalan Allah SWT sehingga kedepan akan tercetak generasi tangguh yang cerdas, mandiri dan qurani di desa Kejuden ” kata Kuwu Nurkaedi.
Mari kita semua untuk melestarikan kegiatan yang baik ini, agar menjadi masyarakat yang religius khususnya dilingkungan wilayah desa Kejuden, tutupnya. ( Nurzaman )















