Pelita News I Indramayu – Tiga orang mengalami luka bakar akibat sebuah tabung gas LPG ukuran 3 kg bocor dan meledak. Peristiwa itu terjadi di rumah Abdur Rohim, Jalan Jatayu Raya, Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (1/11/2026) pagi.
Ketiga korban merupakan satu keluarga yang mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Menurut Komandan Regu (Danru) 1, Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu, Retno Hendriyanto mengungkapkan, peristiwa ini bermula ketika pemilik rumah yang kesehariannya berjualan es, tengah memasak untuk melarutkan gula di dapur. Namun saat memasak, tabung gas yang digunakannya tiba-tiba mengalami kebocoran. Mengetahui situasi ini, pemilik rumah lantas membawa tabung gas yang bocor itu ke dalam kamar mandi dan menutup rapat pintu kamar mandi.
“Gasnya itu bocor, katup gasnya tidak menutup kembali,” ujar Hendriyanto, dalam keterangannya.
Setelah itu, lanjut dia, pemilik rumah melanjutkan aktivitas memasaknya di dapur dengan menggunakan tabung gas yang berbeda. Sementara, tabung gas yang semula berada di kamar mandi terus mengeluarkan gasnya hingga keluar dari tabung bocor menumpuk dan memenuhi seisi ruangan kamar mandi.
Karena terus menumpuk diduga terjadi rembesan gas yang keluar dari sela-sela pintu, gas itu lalu menyambar api dari aktivitas memasak.
“Tabung gas yang bocor itu terus mengeluarkan gas hingga menumpuk di kamar mandi karena pintunya tertutup ditambah tidak ada ventilasi udara. Di sisi lain ada juga aktivitas memasak, sehingga terjadi ledakan. Tapi ledakan yang terjadi juga tidak begitu besar,” jelasnya.
Insiden kebocoran gas itu diterima pihaknya pada pukul 08.35 WIB. Usai menerima laporan, dua armada langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Saat petugas tiba di lokasi, dua korban yang merupakan ibu dan anaknya tampak tengah dievakuasi menuju ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Sementara itu, sang ayah masih bertahan di rumah guna memastikan penanganan yang dilakukan petugas berjalan lancar.
“Kepada bapak itu, kami sarankan untuk ke rumah sakit juga, khawatirnya ada apa-apa,” tambah Hendriyanto.
Petugas Damkar saat itu langsung mengambil alih penanganan kebocoran gas di lokasi. Dalam waktu singkat, tepatnya pukul 09.00 WIB, situasi berhasil dikendalikan dan dipastikan aman sepenuhnya.
“Insiden ini tidak sampai menimbulkan kebakaran besar yang menghanguskan bangunan rumah korban maupun rumah-rumah warga di sekitarnya. Adapun untuk kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir kurang lebih mencapai Rp500.000,” paparnya.
Hendriyanto turut menyayangkan soal penanganan awal yang dinilai kurang tepat hingga terjadinya insiden tersebut. Yakni membawa tabung gas yang bocor ke ruang tertutup seperti kamar mandi yang justru membuat gas berkumpul dalam konsentrasi tinggi dan memperbesar potensi bahaya ketika bertemu sumber api.
Usai berhasil memadamkan api, petugas memanfaatkan momen tersebut dengan memberikan edukasi singkat kepada warga sekitar, mereka diminta lebih waspada terhadap potensi bahaya kebocoran gas rumah tangga guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Pihaknya juga menyarankan ke pemerintah kelurahan setempat untuk bisa membuat agenda edukasi untuk warga terkait potensi kebakaran.
“Kami, dari Damkar Indramayu siap memberikan sosialisasi ketika diminta,” tukasnya. @safaro












