Pelita News, Cirebon Timur
Kali ini, masyarakat Desa Pasaleman mengeluhkan adanya sepadan Sungai Cisanggarung yang terletak di RT 08 / RW 04 Blok Pon, Desa Pasaleman yang telah terkikis habis sehingga berdampak pada rumah warga yang berada disekitar mengalami keretakan dan hampir roboh, Selasa (27/12). Demikian dipaparkan Kuwu Pasaleman, Arif, bahwa kondisi sepadan tanah yang berdekatan dengan Sungai Cisanggarung sudah sangat kritis. Bahkan banyak rumah yang kondisinya terkena dampak sepadan Sungai Cisanggarung yang terus terkikis.
Menurutnya, sudah hampir 3 tahun kondisi tersebut belum ada perhatian sama sekali dari dinas maupun dari pihak BWWS, sehingga kondisi ini dapat membahayakan masyarakat sekitar khususnya di Blok Pon RT 08 / RW 04. Ketika warga masyarakat mengadukan persoalan tersebut kepada Pemdes, pihaknya pun langsung datang 4 kali ke kantor BWWS namun hingga saat ini belum juga ada jawaban. “Terkesan BWWS tutup mata dengan adanya keluhan dari Pemerintah Desa Pasaleman agar sepadan Sungai cisanggarung di Blok Pon segera di perbaiki,“ cetusnya.
Atas hal demikian, pihaknya berencana pada hari minggu nanti akan melaksanakan kegiatan gotong royong dalam mengatasi persoalan sepadan sungai cisanggarung yang sudah semakin kritis dengan memberikan bambu di sepanjang sepadan Sungai, hal ini dilakukan agar aliran deras sungai tidak menghantam bibir Sungai Cisanggarung. “Pemdes Pasaleman butuh kepastian kapan ada langkah dari BBWS melakukan pembronjongan sepadan sungai dalam upaya mencegah longsor akibat hantam arus deras ketika banjir meluap,“ ujarnya. (Ded/Ries)















