• Advertorial
    • Kontak Kami
    Selasa, Agustus 18, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Beragam Sajian Dipertunjukan Pada Puncak Upacara Adat Seren taun 1957 Saka Sunda Di Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kuningan

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juni 30, 2024
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KUNINGAN
    0 0
    0
    Beragam Sajian Dipertunjukan Pada Puncak Upacara Adat Seren taun 1957 Saka Sunda Di Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kuningan
    0
    BERBAGI
    96
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kuningan, Pelita

    Ribuan massa yang datang dari dalam maupun luar Kabupaten Kuningan tumpah ruah menyaksikan Puncak Upacara adat seren taun 22 rayagung 1957 Saka Sunda yang digelar Yayasan Tri Panca Tunggal di halaman gedung tua Paseban Cigugur yang merupakan tempat tinggal Pangeran Djatikusuma Kuningan Sabtu (29/06/2024).

    Upacara Seren Taun 1957 Saka Sunda telah dimulai sejak sepekan lalu dengan berbagai sajian pertunjukan sarat makna yang menggambarkan wujud rasa syukur atas limpahan berkah dan karunia yang telah diberikan dalam satu tahun, terutama dibidang pertanian.

    Puncak Upacara adat seren taun dimulai dengan penampilan tari Jamparing Apsari, memiliki makna sebagai pengetuk hati nurani, pemanah cinta kasih yang diarahkan ke jantung hati. Jamparing berarti busur, dan anak panahnya memiliki istilah berbeda.

    Yakni pada satu sisi merupakan senjata yang digunakan untuk membidik dalam konteks berburu dan pada sisi lain memiliki fungsi sebaliknya, yaitu “panah asmara” panah asmara yang dimaksudkan mengetuk hati nurani manusia.

    Alih-alih memanah rasa kesombongan dan amarah, Jamparing Apsari melambangkan panah yang menunjukan rasa welas asih kepada manusia dan Bumi. Apsari sendiri memiliki arti sosok Bidadari. Dilanjutkan dengan pertunjukan tari Puragabaya Gebang yang memiliki pemahaman akan kesadaran kodrat sebagai manusia. Selepas itu ada tari maung lugay yang bermakna filosofis kelincahan dan keperkasaan harimau dalam menjaga lingkungan. Maung lugay juga bermakna bahwa masyarakat sunda haruslah menjadi “maung” manusia unggul dari berbagai bidang.

    Selanjutnya pertunjukan Angklung Kanekes, yang diyakini berasal dari masyarakat Kanekes (Baduy), di daerah Banten. Tradisi Angklung Kanekes biasa dilakukan untuk mengiringi ritual bercocok tanam padi. Setelah itu pertunjukan Angklung Buncis. Merupakan pertunjukan Angklung khas Kecamatan Cigugur. Kesenian ini merupakan kreasi sesepuh adat Pangeran Djatikusumah pada tahun 1969, yang memperoleh inspirasi dari keseharian masyarakat Cigugur.

    Pertunjukan Tari Buyung yang terkenal, ditampilkan kemudian, memiliki makna menginjak kendi sambil membawa buyung di kepala (nyuhun) yang erat hubungannya dengan ungkapan ‘di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung’.

    Selepas itu terdapat helaran memeron, merupakan pagelaran patung-patung simbolik yang diarak dengan beberapa hewan yang dijadikan simbol seperti burung garuda, harimau, naga, kuda dan ikan dewa. Setiap hewan yang dijadikan memeron memiliki makna tersendiri yang sudah menjadi kepercayaan masyarakat turun-temurun.

    Rangkaian upacara sakral itu di tutup dengan prosesi Ngajayak, Ngajayak merupakan sutu upacara dimana masyarakat melakukan arak-arakan dari berbagai sudut jalan menuju ke gedung cagar budaya Paseban Tri Panca Tunggal sambil membawa hasil panen berupa padi, biji-bijian, buah-buahan dan hasil pertanian lainnya.

    Penjabat Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat mengapresiasi Yayasan Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur yang tidak pernah mengenal lelah dalam mewujudkan ajeg-nya marwah kebudayaan yang berbasis kearifan lokal.

    “Ikhtiar melalui seren taun ini merupakan bentuk nyata dalam upaya mengembangkan, melestarikan, dan memanfaatkan obyek-obyek pemajuan kebudayaan” Ujar Iip.

    Iip menyebutkan bahwa Upacara adat seren taun merupakan ikon penting yang berkonstribusi nyata meningkatkan kewibawaan budaya di Kabupaten Kuningan, sebutnya.

    Kita tahu, lanjut Iip, bahwa seren taun merupakan upacara adat tahunan yang telah memiliki pengakuan baik secara nasional maupun internasional. “Hal ini terbukti dengan telah ditetapkannya Upacara adat seren tahun sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) tingkat Provinsi Jawa Barat” terang Iip bangga.

    Ditataran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, seren taun juga masuk dalam calender of event 2024. Hal ini, menurut Iip, adalah upaya dalam melestarikan kebudayaan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke kabupaten kuningan.

    Pj Bupati Kuningan R. Iip Hidajat mewakili Penjabat Gubernur Jawa Barat, Benny Bachtiar yang juga selaku kadisparbud Jawa Barat mengapresasi penyelenggaraan seren taun sebagai upaya penguatan akar kebudayaan sunda. “Akar budaya sunda selalu berkurang dari tahun ke tahun. Kita berharap, semoga seren taun ini sebagai bukti bahwa Kabupaten Kuningan dapat terus menjaga akar budaya sunda melalui kearifan lokal,” pesan Bey panggilan akrab Pj Gubernur Jabar Benny Bachtiar

    Bey akan terus berupaya mendorong lebih kuat lagi agar pelestarian kebudayaan melalui seren taun ini dapat dikenal lebih luas lagi baik secara nasional maupun internasional.

    Rangkaian puncak upacara seren taun di tutup dengan prosesi penumbukan padi yang dilakukan oleh seluruh tamu undangan dan segenap masyarakat menggunakan halu (Lesung) untuk memisahkan kulit gabah hingga menjadi beras. Untuk diketahui, bahwa keseluruhan penampil pertunjukan bukan saja dari Kabupaten Kuningan, tetapi juga berasal dari Kabupaten/ Kota lain di Jawa Barat, dan ini sebagai bukti bahwa masyarakat sunda Jawa Barat hadir di Kuningan pada puncak adat seren taun. (Mans)

    Tags: Ciayumajakuning
    Sebelumnya

    Suharso Dan Hj Yuningsih Pasangan Ideal Di Pilbup Cirebon

    Berikutnya

    Pemdes Losari Kidul Serahkan Honor RT dan RW serta LPMD

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Pemdes Losari Kidul Serahkan Honor RT dan RW serta LPMD

    Pemdes Losari Kidul Serahkan Honor RT dan RW serta LPMD

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Jelang Muktamar NU, Alumni KHAS Kempek Gelar Ziarah dan Doa, Ikrar Dukung Kiai Said Jadi Rais Aam

    Jelang Muktamar NU, Alumni KHAS Kempek Gelar Ziarah dan Doa, Ikrar Dukung Kiai Said Jadi Rais Aam

    Agustus 16, 2026
    Aparat Gabungan di Indramayu Sisir Tempat Hiburan Malam

    Aparat Gabungan di Indramayu Sisir Tempat Hiburan Malam

    Agustus 2, 2026
    Kasdim Mayor Arm Sulkhan Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Munjul, Dongkrak Perekonomian Tiga Desa

    Kasdim Mayor Arm Sulkhan Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Munjul, Dongkrak Perekonomian Tiga Desa

    Agustus 13, 2026
    Putera Cirebon, Firman Adi Saputra Dinyatakan Lulus Seleksi Taruna Politeknik Kementerian Kelautan dan Perikanan 2026-2027

    Putera Cirebon, Firman Adi Saputra Dinyatakan Lulus Seleksi Taruna Politeknik Kementerian Kelautan dan Perikanan 2026-2027

    Agustus 4, 2026
    Semarak HUT ke – 81 Kemerdekaan RI, FPAKI Indramayu Gelar Baksos dan Lomba Mancing

    Semarak HUT ke – 81 Kemerdekaan RI, FPAKI Indramayu Gelar Baksos dan Lomba Mancing

    Agustus 17, 2026
    Di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Indramayu Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI‎

    Di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Indramayu Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI‎

    Agustus 17, 2026
    FKKC Kecamatan Babakan Kompak Dan Sukses Gelar Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih di HUT RI Tahun 2026

    FKKC Kecamatan Babakan Kompak Dan Sukses Gelar Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih di HUT RI Tahun 2026

    Agustus 17, 2026
    Pemdes Tenjomaya Bersama Masyarakat Semarakan HUT RI ke 81 DenganAntusias                                   

    Pemdes Tenjomaya Bersama Masyarakat Semarakan HUT RI ke 81 DenganAntusias                                   

    Agustus 17, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Jelang Muktamar NU, Alumni KHAS Kempek Gelar Ziarah dan Doa, Ikrar Dukung Kiai Said Jadi Rais Aam

      Jelang Muktamar NU, Alumni KHAS Kempek Gelar Ziarah dan Doa, Ikrar Dukung Kiai Said Jadi Rais Aam

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Peringati Kemerdekaan RI Ke-81, Pemdes Pasawahan Gelar Tahlilan & Do’a Bersama

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • 478 Warga Binaan Lapas Indramayu Dapat Remisi, 7 Langsung Bebas di HUT ke-81 Kemerdekaan RI‎

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Semarak HUT ke – 81 Kemerdekaan RI, FPAKI Indramayu Gelar Baksos dan Lomba Mancing

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pimpin Upacara Kemerdekaan, Camat Yuyun Kusumawati Apresiasi Prestasi Dan Kerja Positif Masyarakat Lemahabang di HUT RI Ke-81

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,773)
    • EKONOMI & BISNIS (327)
    • INDRAMAYU (5,419)
    • INFORMASI (578)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,179)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,062)
    • KUNINGAN (139)
    • MAJALENGKA (70)
    • NASIONAL (642)
    • OLAHRAGA (45)
    • PEMERINTAH DAERAH (761)
    • TEKNOLOGI (97)
    • Uncategorized (752)

    Berita Terbaru

    Semarak HUT ke – 81 Kemerdekaan RI, FPAKI Indramayu Gelar Baksos dan Lomba Mancing

    Semarak HUT ke – 81 Kemerdekaan RI, FPAKI Indramayu Gelar Baksos dan Lomba Mancing

    Agustus 17, 2026
    Di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Indramayu Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI‎

    Di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Indramayu Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI‎

    Agustus 17, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk