Kabupaten Cirebon Pelita News-
Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Adil Bersatu (LBH IA) kembali menggelar kegiatan arisan rutin pada Minggu, 6 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kedai Benteng 3R, Jalan Pangeran Purbaya, Desa Purba Winangun, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Arisan kali ini diselenggarakan oleh tuan rumah Irsan bersama pasangan Kuswatin, dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum LBH IA, H. Hasan Bisri M.Ss.Pd.I., S.H., M.H. Turut hadir Ketua Ranting LBH IA Kecamatan Susukan, Sumadi C.H., serta para anggota lainnya.
Dalam sambutannya, H. Hasan Bisri menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antara pimpinan dan anggota sebagai upaya memperkuat soliditas internal lembaga. Ia juga menyoroti meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendampingan hukum, baik dalam perkara perdata maupun pidana.
“Kita harus terus hadir untuk masyarakat, karena peran bantuan hukum kini semakin dibutuhkan oleh semua lapisan,” ujar Hasan Bisri.
Acara juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang ustaz setempat. Dalam tausiyahnya, sang ustaz mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya dalam menyantuni anak-anak yatim, mengingat kegiatan ini bertepatan dengan bulan Muharram.
Sementara itu, kegiatan arisan rutin ini turut menghadirkan Ustadz Sofyan Sachuri, tokoh agama dari Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, yang juga menjabat sebagai Lebbe atau pemuka agama setempat. Dalam ceramah singkatnya yang bertema “Mengajak Beramal untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa”, Ustadz Sofyan mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak amal kebajikan di bulan penuh keutamaan ini.
“Mari kita jadikan momentum 10 Muharram sebagai ajang introspeksi dan kesempatan memperbanyak amal, khususnya kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ungkapnya.
Kegiatan arisan ini mendapat sambutan hangat dari para anggota yang hadir dan turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara, mulai dari doa bersama hingga kegiatan sosial lainnya. Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan dapat berjalan seiring dalam aktivitas organisasi.
Arisan rutin LBH IA bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga sebagai wujud komitmen lembaga dalam memperkuat persaudaraan dan semangat sosial, demi mewujudkan keadilan yang berpihak pada rakyat kecil.(Sukadi)















