Kuningan, Pelita
Menggugah setiap mata anggaran yang dikelola Pemkab Kuningan, banyak anggaran yang tidak jelas alasannya penggunaannya, ini hasil observasi dari para pendemo, ternyata hampir seluruh SKPD mengeluh karena kurangnya anggaran, sementara kegiatan harus terus berjalan. Mereka menuntut keterbukaan informasi publik.
Hal itulah mereka menggugah kemana arah mata anggaran, oleh karenanya LSM Frontal mepertanyakan, lantaran semua yang terjadi di masyarakat serba kesulitan ekonomi pada umumnya. Dalam orasi yang di inisiator Uha Juhana, dan Ketua Obor Iwan Mabriri ini di selingi dengan teterikal berupa debus juga, serta pembakaran Ban bekas, di tengah jalan.
Iwan Mabruri meminta penyelenggara Pemkab Kuningan bisa bertemu dengan nya untuk meminta penjelasan. Yang terpantau awak media, tak kurang dari 20 orang menggunakan kendaraan Pick Up terbuka berspanduk dengan tulisan “81 Miliar Anggaran Setda naik hanya 500 juta dana untuk penanganan fakir miskin di Dinas Sosial. Kolaborasi Pj Bupati dan Pimpinan DPRD hasilnya rakyat; menderita Gizi Buruk dan miskin ekstrim,” demikian tilusan yang dapat di baca dengan jelas.
Selain mereka melakukan Debus ekstrime dalam teaterikal juga membakar Ban bekas mereka menduga teradi kolektif kolegial diantara para pejabat esekutif deng Legislatif. “Kami minta Bapak Pj beserta para penjabat Pemda serta penjabat Legislatif supaya bisa menemui kami, kalau Pj betul betul punya nyali, punya tanggungjawab, kami tidak takut untuk mempertanggung jawabkan semuai ini, saya nilai pj tidak mampu menjalankan roda pemerintahan. Maka untuk itu kami minta berdialog langsung agar semua terbuka,” koar Iwan Mambruri di barengi musik sunda klasik.
Kami serius menentang Pj serta penjabat lainnya untuk diadu argumen terkait berbagai penggunaan anggaran, kami tunggu sampai pukul 11.00, jika masih juga belum nongol Pj, Sekda, dan Ketua DPRD, maka kami akan jalan jalan ke kantor Kejaksaan untuk menyampaikan perihal penyelewengan penggunaan anggara, imbuh Iwan Mabruri yang di amini Uha Juhana serta peserta debus dan peserta demontrssi lainnnya. Hingga berita ini tayang aksi geser ke Kejaksaan Jalan Aruji Kartawinata Kuningan.
Sementara para penjaba sebagian sedang rapat sebagian lagi sedang beracara persiapan ritual “Seren taun” yang merupakan Agenda tahunan di Balai Paseban Tri Panca Tunggal, tempat tinggalnya Pangeran indrajati Kusuma Cigugur, (Mans Bom)















