Kabupaten Cirebon, PN
Isra Mi’raj merupakan perjalanan semalam Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk menjalankan dan melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari semalam.
Isra merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem.
Mi’raj merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi naik kelangit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah Allah SWT menjalankan sholat lima waktu dalam sehari semalam.
Ustazd Kadira ditemui Jurnalis Harian Pelita News, dikediamannya setelah melaksanakan sholat jumat, menegaskan bahwa pada momen peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, beliau mengajak agar kita semua atau masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meningkatkan, tetap menjaga serta melaksanakan sholat lima waktu dan kesempatan bagi kita semua atau masyarakat untuk beribadah termasuk dimasa pandemi covid-19 seperti yang saat ini masih terjadi ” salah satu hikmah memperingati Isra Mi’raj adalah anjuran untuk mengimplementasikan nilai nilai ibadah sholat dalam kehidupan sehari hari, ibadah sholat menempati posisi sangat utama dalam ajaran Islam ” tegasnya, jumat ( 12/3/21 )
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad 1442 Hijriah ditengah pandemi covid-19 menjadi sebuah perenungan mendalam bahwa ditengah kesusahan, kesulitan dan penderitaan serta kesedihan yang dihadapi, sholat merupakan cara jitu untuk memperoleh ketenangan dan kekuatan untuk menghadapi semua ujian termasuk salah satunya wabah pandemi covid-19, hari demi hari tanpa kepastian kapan pandemi covid-19 akan berakhir ” dengan memaknai peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ditengah pandemi covid-19 termasuk dengan ujian ujian yang lain maka semua persoalan dan permasalahan akan mampu kita lewati selama kita istiqomah dalam menjalankan perintah sholat untuk memi’rajkan diri menuju keridhoan Ilahi baik dalam keadaan senang atau bahagia maupun susah atau sedih dengan berbagai ujian dan cobaan, In Sya Allah sisi sisi rohani kita dipenuhi limpahan rahmat dan hidayah agar tidak terjadi kehampaan dalam menjalankan kehidupan dan tidak putus asa ” katanya.
Dalam hadist sholat diibaratkan tiang agama dan dapat menyucikan jiwa agar tetap optimis didalam menghadapi ujian hidup disisi lain untuk mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat juga dapat mendidik seseorang menjadi pribadi yang bersih dan jujur serta dengan menjalankan sholat dapat juga membentuk karakter dan nilai nilai akhlak dan moralitas yang baik dan terpuji ” tandas Ustazd Kadira.
Lanjutnya sebagaimana firman Allah yang artinya sesungguhnya sholat mencegah perbuatan keji dan mungkar ” manusia yang selalu berbuat maksiat, hatinya sudah sangat kotor dan pada dasarnya terputus hubungannya dengan Allah SWT sehingga manusia tersebut itu tidak merasa berdosa saat melakukan kemaksiatan dan tidak takut siksa yang akan diberikan kepadanya diakherat kelak, hidup didunia hanya sementara dan kita semua pasti kembali kepadanya ” ungkapnya.
Sholat untuk meningkatkan kualitas Ketaqwaan dan Keimanan kita kepada Allah SWT, orang yang rajin sholat akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman serta karunia dari Allah SWT ” perintah sholat ini merupakan hubungan langsung antara hambanya dengan Allah SWT dan Rasulluloh, kalau kita dapat memperbaiki kualitas sholat, Allah pasti memperbaiki hidupnya karena sholat berhubungan langsung dengan Yang Maha Pencipta dan Yang Maha Mematikan, sholat lima waktu untuk menyambungkan diri kepada Allah SWT maka akan rugi apabila meninggalkan sholat karena sholat lima waktu bukan beban melainkan karunia ” ujarnya.
Sholat adalah tiang agama dan menjadi rukun Islam kedua setelah syahadat, sholat seperti ditegaskan Rasullulloh merupakan identitas untuk seorang muslim termasuk muslimah, bila sholat seseorang terjaga maka yang bersangkutan tidak akan menelantarkan urusan yang lain ” barang siapa yang menjaga dan membiasakan sholat maka ia telah memelihara agamanya ” pungkas Ustazd Kadira. ( Nurzaman )
















