• Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, Agustus 2, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Para Pedagang  Pasar  Losari  Cirebon  Menjerit DPRD Kabupaten Cirebon Diharap Turun Tangan  

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Februari 28, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Para Pedagang  Pasar  Losari  Cirebon  Menjerit DPRD Kabupaten Cirebon Diharap Turun Tangan  
    0
    BERBAGI
    527
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kabupaten Cirebon , PN

    Para pedagang  yang tergabung  dalam komunitas Pedagang  Losari (KPL) , Kabupaten Cirebon , Resah pasalnya saat ini Prosesdur yang  ditempuh  dari pihak PT Dwikarya Primajaya , sebagai pengembang , hingga  saat  ini belum mengantongi  Izin akan tetapi sudah melaksanakan  Eksen penutupan pasar lama  kini sudah di pasang  portal , yang akan di jadikan  Pasar Modern .

    Hal  tersebut disampaikan  Nuroji , pedagang yang tergabung  dalam Komunitas Pedagang  Losari ( KPL ), sebetulnya kami sudah melakukan audensi tertanggal  17 /2 ,  melalui   Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon ,akan tetapi tindak lanjut dari hasil audeni hingga sekaranag belum jelas .

    “ Sejak  adanya pertemuan yang  dimediasi Komisi II DPRD Kabupaten cirebon , hingga sekarang masih, menunggu dan menunggu yang belum ada titik temu tersebut  dan yang pada akhirnya  informasi  yang di dapat pertanggal  1/3 akan dilakukan penutupan pasar dengan menggunakan portal yang telah terpasang ,” jelasanya , 27/2  malam Minggu  , saat di konfirmasi di rumah kediaman  salah satu pedagang di Perumnas .

    Masih kata Nuroji , saat ini untuk dilakukan revitalisasi belum tepat , melihat kondisi  yang dihadapkan pada  masa  pandemi Corona – 19 dan para pedagang   dalam ekomomi yang sangat  dan sangat sulit   yang dirasakan para  para pedagang .

    Adanya  DP 10 persen  sebagai ploting Tempat ,ini sangat memberatkan  dan setelah  kios, Los  selesai bangun   , 20 persen lagi  harus membayar  cicilan selama  4 bulan  harus melunasi , belum lagi adanya   angguran yang  pada Bank yang di tunjuk oleh PT Dwikarya Primajaya.

    Untuk pasar modern dari pihak pengembang dengan menawarkan  harga yang sangat  tinggi , pada para pedagang  salah satunya   harga ruko  yang di patok  pengembang  dengan kuran 4×11 dihargai senilai  Rp.1,4 Mlyar , dan los – los dengan kuran 2×2 senialai Rp 41 juta.

    “ Ia menilai wajar saja  dimungkinkan adanya   pikiran yang  jelek dari para pedagang  dan terkesan adanya pemaksaan kehendak  dan ada dugaan rekayasa ,” jelasnya lagi .

    Sebetulnya kami tidak butuh gedung yang mewah , dan yang dibutuhkan adalah menagemen  yang baik , sehingga aktifitas  pedagang dapat bertahan , sebagai penunjang ekonomi  apa lagi dilosari ini mulai  jam  09.00 WIB  sudah dirasakan  sepi .

    “ Tolong bagi pengembang harus menyelesaikan   perizina dahu baru  selanjutnya    baru bisa melakukan  pembangunan  gedung  pasar ,” Lebih lanjut   Pak Roji sapaan akrabnya .

    Dani Pedagang  Buah saat ini , tidak berjualan  lantaran ,  tidak memiliki sejumlah uang sehingga harus berhenti  berjualan .

    Hal ini juga dirasakan salah satu pedang pasar Radin ( dini ciki – Red).  , harus mengeser tempat tinggal Perumnasnya  yang  ke pihak  lain sebagai tempat tinggalnya , karena  ketidakmampuanya untuk membayar  DP ,   yang diminta oleh pihak Pengembang alias PT Dwikarya  Primajaya .

    Sekedar di ketahui saat ini pedagang menempati tempat berjualan sementara di lokasi belakang  terminal,  dari pihak PT Dwikarya Primajaya dengan mendirikan 255  tempat, sayangnya untuk lampu penerangan harus  membayar per/hari Rp 2000 sedangkan yang meggunakan colokan (tambahan  listrik – Red) harus membayar Rp .10.000.  (Ibnu Jibril).

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Warga di 5 Desa Perkuat Tanggul Cipanas

    Berikutnya

    PUPR Indramayu Kembali Perbaiki Tanggul Jebol Cipanas

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    PUPR Indramayu Kembali Perbaiki Tanggul Jebol Cipanas

    PUPR Indramayu Kembali Perbaiki Tanggul Jebol Cipanas

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Juli 1, 2026
    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Juli 18, 2026
    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Juli 23, 2026
    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Juli 12, 2026
    Di Haul Buntet, Menko Pangan: “Tanpa Kiai Abbas, Tidak Ada NKRI”

    Di Haul Buntet, Menko Pangan: “Tanpa Kiai Abbas, Tidak Ada NKRI”

    Agustus 1, 2026
    Sigap dan Tanggap, Wakil Bupati Cirebon Kunjungi Wilayah Pertanian Desa Geyongan dan Langsung Berikan Bantuan Pertanian

    Sigap dan Tanggap, Wakil Bupati Cirebon Kunjungi Wilayah Pertanian Desa Geyongan dan Langsung Berikan Bantuan Pertanian

    Agustus 1, 2026
    Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

    Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

    Juli 31, 2026
    Sambut Pesta Laut Nadran, Warga Desa Citemu Pertanyakan Transparansi Anggaran

    Sambut Pesta Laut Nadran, Warga Desa Citemu Pertanyakan Transparansi Anggaran

    Juli 31, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

      Melalui Audensi, FMPDG Minta Pemkab Cirebon Selesaikan Masalah Kurangnya Pasokan Air Dilahan Pertanian Desa Geyongan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sigap dan Tanggap, Wakil Bupati Cirebon Kunjungi Wilayah Pertanian Desa Geyongan dan Langsung Berikan Bantuan Pertanian

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Di Haul Buntet, Menko Pangan: “Tanpa Kiai Abbas, Tidak Ada NKRI”

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Polda Jabar Lakukan Sertijab 13 Kapolres dan Kabid TIK

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kepala SMAN 1 Lemahabang Nina Ernawati Purnamasari Lantik 60 Anggota MPK Masa Bakti 2026-2027

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,686)
    • EKONOMI & BISNIS (320)
    • INDRAMAYU (5,382)
    • INFORMASI (571)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,128)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,056)
    • KUNINGAN (136)
    • MAJALENGKA (67)
    • NASIONAL (638)
    • OLAHRAGA (43)
    • PEMERINTAH DAERAH (744)
    • TEKNOLOGI (94)
    • Uncategorized (694)

    Berita Terbaru

    Di Haul Buntet, Menko Pangan: “Tanpa Kiai Abbas, Tidak Ada NKRI”

    Di Haul Buntet, Menko Pangan: “Tanpa Kiai Abbas, Tidak Ada NKRI”

    Agustus 1, 2026
    Sigap dan Tanggap, Wakil Bupati Cirebon Kunjungi Wilayah Pertanian Desa Geyongan dan Langsung Berikan Bantuan Pertanian

    Sigap dan Tanggap, Wakil Bupati Cirebon Kunjungi Wilayah Pertanian Desa Geyongan dan Langsung Berikan Bantuan Pertanian

    Agustus 1, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk