Pelita News | Kab. Cirebon – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/MA/SMK/MAK resmi bergulir secara nasional. Gelombang 1 telah berlangsung dan tuntas pada 26 – 29 Oktober 2026, kini dilanjutkan dengan Gelombang 2 yang berlangsung pada 2 – 5 November 2026.
Salah satu sekolah yang melaksanakan Gelombang 2 adalah SMA Negeri 1 Jamblang, Kabupaten Cirebon. Pada Senin, 02 November 2026, Hari Ke-1 Gelombang 2 di SMAN 1 Jamblang berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat.
Keluarga Besar SMAN 1 Jamblang memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta didik kelas XII. Sekolah mengucapkan selamat berjuang dan memberikan pesan khusus.
“Setiap butir jawabanmu adalah doa yang kau titipkan pada layar, maka melangkahlah dengan tenang, sebab ikhtiar yang tulus selalu menemukan jalannya pulang,“ tutur Kepala SMAN 1 Jamblang, H. Indra Gunawan Suryono, S.Si.
Pihak sekolah juga berpesan agar siswa mengawali dengan doa, menjalani dengan penuh keyakinan, dan mengakhiri dengan rasa syukur.
“Tetap tenang, percaya diri, dan berikan kemampuan terbaik. Ikhtiar dengan sungguh-sungguh, dan berdoa dengan tulus. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran, kemudahan, dan hasil terbaik,“ pesannya.
Semangat SMANJA MUDA, SMANJA JUARA!
Mengutip informasi resmi dari BBPMP Provinsi Jawa Barat, Pelaksanaan TKA 2026 bagi peserta didik jenjang SMA/MA/Sederajat serta SMK/MAK menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pendidikan nasional tahun ini.
TKA 2026 diselenggarakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Pusmendik Kemdikdasmen) sebagai instrumen evaluasi terstandar. Penyelenggaraan asesmen ini dirancang untuk mengukur tingkat capaian akademik siswa secara obyektif dan komprehensif pada akhir masa studi tingkat menengah.
H. Indra menjelaskan, tujuan utama dilaksanakannya TKA 2026 adalah untuk memberikan pemetaan mutu pendidikan yang akurat serta mengukur kemampuan literasi, numerasi, dan penguasaan materi spesifik para siswa.
“Selain berfungsi sebagai sarana evaluasi pencapaian pembelajaran di sekolah, hasil nilai TKA 2026 ini juga dapat dimanfaatkan oleh para lulusan sebagai acuan rekam jejak akademik, pembinaan kompetensi diri, serta pemenuhan persyaratan kelanjutan studi ke jenjang pendidikan tinggi maupun persiapan memasuki dunia kerja,“ jelasnya.
Materi yang diujikan terbagi menjadi kelompok Mata Pelajaran (Mapel) Wajib dan Mata Pelajaran Pilihan. Mapel wajib mencakup Bahasa Indonesia (Literasi Membaca), Bahasa Inggris, dan Matematika (Numerasi), serta dilengkapi dengan instrumen Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Sementara itu, mata pelajaran pilihan dirancang untuk menguji kompetensi pendalaman siswa sesuai minat dan konsentrasi keahlian.
Dengan pengaturan jadwal bertahap ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan di berbagai wilayah dapat menyelenggarakan tes secara optimal. @Ries














