IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Rabu, Oktober 28, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Barista Teman Tuli, dari Belum Memiliki, kini Melakukan Banyak Hal

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Oktober 28, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU, Uncategorized
    0 0
    0
    Barista Teman Tuli, dari Belum Memiliki, kini Melakukan Banyak Hal
    0
    BERBAGI
    18
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Barista Teman Tuli, dari Belum Memiliki, kini Melakukan Banyak Hal

    Oleh Saprorudin

     

    Isyarat gerakan tangan, mulut yang dipaksa mengucapkan sebuah kata, serta penuh senyum tersaji di sala satu kedai kopi di Indramayu, Jawa Barat. Pemandangan seperti itu, lumrah terjadi di kedai dengan merek dagang Kedai Kopi Teman Istimewa. Kedai kopi di Jalan Istiqomah Nomor 19, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu ini, barista plus pramusajinya, adalah penyandang disabilitas tuna rungu atau lebih akrab disapa teman tuli.

     

    Sejak 2023, Kedai Kopi Teman Istimewa, eksis melayani para penikmat kopi tidak saja di Kota Mangga Indramayu, tetapi, dikenal lebih luas di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning), khususnya di kalangan komunitas tuli. Di tempat itu, mereka bergabung sesuai keinginan sendiri, merasa di rumah sendiri. Mereka mengakui Teman Istimewa adalah rumah sendiri. Jadi tempat pembuktian, bahwa mereka, bisa, jadi tempat menujukan keahlian.

     

    Di kedai itu, banyak komunitas teman tuli yang singgah, termasuk Gerkatin Kabupaten Indramayu, serta teman-teman dari Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di wilayah Indramayu. Mereka datang selain untuk mencari teman juga membantu pekerjaan yang ada. Ditengah kesibukan, mereka bercengkrama menggunakan bahasa isyarat.

     

    Kedai Kopi Teman Istimewa merupakan bagian dari program perintis pemberdayaan inklusi bagi penyandang disabilitas yang diparkarsai Pertamina Patra Niaga (PPN) Unit Kilang Balongan. Kedai Kopi Teman Istimewa hadir, sebagai ruang inklusi yang dibentuk dan dikelola secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Pertamina Patra Niaga Unit Kilang Balongan, juga memberikan pelatihan vokasi, advokasi dan pemberdayaan.

     

    Sekarang, tercatat, ada enam orang yang bekerja, empat perempuan dan dua laki-laki. Mereka adalah Clarita, Winanda, Nuraenah, Carnoto, Dulkarna, dan Santi. Saat bekerja, mereka terbagi dalam dua shift, yakni shift pagi hingga sore, mulai pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB, serta shift sore hingga malam, mulai pukul 16.00 WIB sampai 22.00 WIB.

     

    “Pembagian jadwal ini dilakukan agar kegiatan usaha dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka, untuk belajar dan mengembangkan keterampilan,” ucap Pendamping, Sespri Maulana, belum lama ini.

     

    Sebelum menjadi barista, pada 2021, mereka mengikuti palatihan vokasi seperti barista, sablon, handicraft, menjahit dan lainnya di SLB Mutiara Hati, sekarang SLBN. Saat itu, ada dua puluh lima orang, berdasarkan daya minat kebanyakan di barista. Mereka diajari banyak hal, maka tidak heran, meski profesinya sebagai barista namun juga sebagai pramusaji, mereka bahkan bisa masak.

     

    Sekarang, kata Sespri, penilaiannya lebih kepada storytelling, yaitu menceritakan perjalanan mereka, dari yang sebelumnya, belum memiliki banyak kemampuan atau kesempatan, hingga akhirnya bisa melakukan banyak hal. Mereka, mulai merasakan manfaat dari hasil usahanya, sekarang sudah memiliki penghasilan sendiri dan mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, bahkan bisa menyekolahkan anaknya, sala satu contohnya, Nuraenah.

     

    Nuraenah, kelahiran Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, merupakan lulusan SLBN Pahlawan. Dengan suami pertama, dia memiliki 1 anak, usia 14 tahun, sekolah di sala satu SDN di Indramayu, sekarang sudah kelas 6.

     

    Sejak pisah dengan suami pertama, Nuraenah menikah lagi dengan Rasmadi, yang juga teman tuli, lulusan SLB Gandasari, Jatibarang. Rasmadi, bantu-bantu disini dan mengatur parkir kendaraan konsumen.

     

    Nuraneh, pekerja keras, dia sadar akan kekurangannya, tapi sekarang dia punya keahlian.

     

    Menurutnya, perubahan tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan bukan sekadar memberikan pekerjaan atau penghasilan, melainkan membuka kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, dan meraih kemandirian ekonomi.

     

    “Dulu mungkin mereka belum memiliki kesempatan untuk berbuat banyak, tetapi sekarang mereka sudah bisa menghasilkan sesuatu dan memberikan manfaat bagi keluarganya. Perubahan seperti inilah yang menjadi nilai penting dari program pemberdayaan ini,” tambahnya.

     

    Sespri merinci awal adanya vokasi dan advokasi dari Kilang Balongan pada 2021, PPN Kilang Balongan mensuport alat-alat, sesuai minat teman tulis, cotoh, suka memasak, Pertamina support alat-alat memasak.

     

    “Sejak menjadi mitra bunaan, alhamdulillah, kesejahteraan untuk dirinya dan temen-temen lebih baik,” ucap dia.

     

    Mereka bergabung di sini, dari banyak teman-temen itu, mereka merasa di rumah sendiri jadi mereka bergabung tanpa di ajak tapi keinginan sendiri. Mereka mengakui Teman Istimewa adalah rumah sendiri. Jadi tempat pembuktian, saya ini bisa , jadi tempat menujukan keahlian.

     

    “Tujuannya bukan sekadar memberikan penghasilan, tetapi juga menjadi bekal pembelajaran agar mereka bisa mandiri. Jadi, mereka belajar bagaimana menjalankan usaha, menghitung modal, mengelola bahan baku, dan mengetahui hasil penjualannya. Dari hasil penjualannya itu, kalua di rata-rata per bulan mencapai Rp1,5 juta. Harapannya, ketika sudah memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup, mereka bisa membuka usaha sendiri,” jelasnya.

     

    PPN KIlang Balongan diharapkan tetap membina, teman teman tuli tidak mandiri selamanya, tetap harus ada pendampingan bukan saja dari Pertamina, tetapi dari masyarakat, keluarga dan lainnya.

     

    Advokasi terus Berlanjut

     

    Officer CSR, PPN Unit Kilang Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, mengaku advokasi sampai saat ini masih terus berlanjut. Karena menurutnya, siswa-siswi itu regenertaif, dari sekolah-sekolah berganti-ganti, ada siswa baru dan seterusnya. Dengan izin sekolah-sekolah, PPN Unit Kilang Balongan masih ingin berperan membantu teman tuli untuk meningkatkan kepercayaan dirinya, penerimaan masyarakat yang lebih luas terhadap mereka baik itu disibilitas tuli dan lainnya mampu untuk berkarya

     

    “Kami ciptakan bareng-bareng dengan kolompok teman istimwa, sebenarnya bukan sekedar kedai yang menjual kopi maupun makanan, ini bagian dari ruang inklusi, terutama bagi penyandang disabilitas tuna rungu. Jadi, ini merupakan ruang tunggu bareng, ruang komunikasi, mengurangi gap sosial maupun gap ekonomi antara masyarakat dan kelompok teman tuli,” kata Edo, sapaan akrabnnya.

     

    Kedai Kopi Teman Istimewa, menjadi binaan sejak 2023. Sebelumnya, sejak 2021, Kilang Balongan advokasi ke SLB-SLB yang ada di Indramayu. Teman tuli ini, dulunya masih sekolah. Pihaknya berkolaborasi dengan penerima manfaat dan kelompok masyarakat yang lain. Penerima manfaat yang membudidaya jamur, program kreatif, di undang sebagai pelatih untuk mengajar di sekolah-sekolah SLB yang ada di Indramayu.

     

    Mereka berkolaborasi dengan penerima manfaat yang lain untuk membantu pengembangan siswa SLB. Diharapkan mandiri secara individu, dan memang ada beberapa yang sudah mandiri, keluar dari sini, ada yang kuliah dan buka usaha sendiri.

     

    “Jadi sebagai media belajar untuk menuju dunia kerja. Dengan pembelajaran itu, mereka diupayakan supaya siap ke dunia kerja, dan alhamdulillah mereka sudah pada lulus dan sebagian sudah bekerja,” ucapnya.

     

    PPN Kilang Balongan menjalin kemitraan dengan SLB-SLB, karena dari SLB sendiri ada tanggungjawab dan tugas dari pemerintah untuk membuka magang. Ini menjadi kendala di Kabupaten Indramayu, karena tidak semua dunia usaha menerima magang dari siswa SLB. Dan, Kedai Kopi Teman Istimewa merupakan sala satu tempat usaha yang menerima siswa-siswa magang atau praktik kerja lapangan (PKL) bagi siswa tingkat SMA/SMALB.

     

    Program PKL tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa penyandang disabilitas untuk mendapatkan pengalaman belajar secara langsung di lingkungan kerja. Mereka dapat belajar berbagai hal, mulai dari keterampilan bekerja, berinteraksi dengan pelanggan, hingga membangun kemandirian dan kepercayaan diri.

     

    Ia tidak menampik, di bagian humas sudah ada satu disabilitas tuli diterima bekerja. Itu merupakan program bersama dari Pertamina pusat. Saat ini, belum ada lowongan lagi, jika nanti ada buka lowongan kerja dari perusahaan mereka ikut rekrutmen sehingga harapannya bisa lolos. (***)

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Bukan Sekadar Ujian! SMAN 1 Arjawinangun Gelar TKA 2026, Drs. H. Darmo Susianto: Belajar Jujur, Tetap Fokus & Raih Prestasi

    Berikutnya

    Ribuan Tumpeng Meriahkan Sedekah Bumi Sudimampir Lor

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Ribuan Tumpeng Meriahkan Sedekah Bumi Sudimampir Lor

    Ribuan Tumpeng Meriahkan Sedekah Bumi Sudimampir Lor

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Oktober 28, 2026
    Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

    Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

    Oktober 28, 2026
    67 Tahun Hadir untuk Masyarakat, MPC Pemuda Pancasila Kab. Cirebon Santuni 67 Anak Yatim di Hari Sumpah Pemuda

    67 Tahun Hadir untuk Masyarakat, MPC Pemuda Pancasila Kab. Cirebon Santuni 67 Anak Yatim di Hari Sumpah Pemuda

    Oktober 28, 2026
    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Oktober 28, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Lapor ke Polresta Cirebon, Terkait Dugaan Penyerobotan Tanah Makam Wali Mbah Camuka di Desa Mulyasari 

      Lapor ke Polresta Cirebon, Terkait Dugaan Penyerobotan Tanah Makam Wali Mbah Camuka di Desa Mulyasari 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Bak Proyek Siluman, Pekerjaan D.I Panongan Sedong Disorot: Uang Negara? Tanpa Papan, Tanpa APD Lengkap, Tanpa Permisi ke Desa

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Dijadwalkan Satu Gelombang, SMK Bina Warga Lemahabang Gelar Tes Kemampuan Akademik 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Potret Capaian Siswa SMAN Karangwareng Gelar Tes Kemampuan Akademik & Asesmen Nasional Tahun 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMK Muhammadiyah Lemahabang Pastikan Kesiapan Gelaran TKA 2026 Gelombang 1

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,176)
    • EKONOMI & BISNIS (344)
    • INDRAMAYU (5,592)
    • INFORMASI (606)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,386)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,102)
    • KUNINGAN (156)
    • MAJALENGKA (82)
    • NASIONAL (671)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (794)
    • TEKNOLOGI (114)
    • Uncategorized (1,036)

    Berita Terbaru

    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Oktober 28, 2026
    Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

    Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

    Oktober 28, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk