Pelita News | Kab. Cirebon – Jalan poros Mertapada – Munjul yang juga dapat menghubungkan Kecamatan Astanajapura dengan Kecamatan Greged bertahun-tahun mengalami kerusakan, akhirnya mendapatkan perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon melaksanakan Kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota, Sub Kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan dengan Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Mertapada – Munjul.
Proyek yang dikerjakan CV. Gondo Mawar ini berlokasi di Kecamatan Astanajapura senilai Rp 536.023.000,- yang bersumber dari APBD tahun 2026. Pekerjaan dengan volume panjang penanganan 541 meter dan lebar 3 meter tersebut dikebut hingga 60 Hari Kalender.
Sebelumnya, jalan ini menjadi salah satu sorotan publik. Kondisi rusak parah, berlubang, dan becek saat hujan membuat warga mengeluh karena menghambat akses ekonomi, pendidikan, dan pertanian yang menjadi urat nadi utama warga dua desa di Kecamatan Astanajapura.
Puncaknya, pada Mei 2026 lalu, dua elemen masyarakat sipil yakni Sedulur Astanajapura Bersatu (SABER) dan Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) menggelar aksi audiensi ke Kantor Kecamatan Astanajapura. Mereka mendesak secara resmi agar Pemda Kabupaten Cirebon segera merealisasikan perbaikan Ruas Jalan Mertapada – Gumulung dan beberapa jalan poros desa lainnya yang menjadi kewenangan Pemkab Cirebon.
Desakan yang disuarakan secara santun dan konstruktif itu akhirnya direspon positif.
Kurang dari empat bulan setelah audiensi dan berdasarkan data LPSE DPUTR Kabupaten Cirebon tahun 2026 paket lelang tahap 3, Pemkab Cirebon merealisasikan anggaran pemeliharaan berkala untuk Jalan Mertapada – Kendal, Mertapada – Munjul, Buntet Pesantren – Balak Cabak, Mertapada – Japura, Kanci – Kanci Kulon dan Kanci – Astanajapura.
“Kami sangat mengapresiasi. Ini bukti kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah. Perjuangan SABER dan ASPECS di Mei kemarin tidak sia-sia. Jalan ini adalah harapan kami dan kami berharap pada pelaksanaannya pun memperhatikan serius mutu dan kualitas pekerjaan,“ ujar Daud yang juga penggerak Forum Peduli MertapadaWetan (FPM).
Pemerintah berharap perbaikan infrastruktur ini dapat mempercepat distribusi hasil bumi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Astanajapura yang juga menghubungkan dengan wilayah Kecamatan Greged.
Langkah cepat dan tanggap Pemkab Cirebon menjadi contoh nyata bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui jalur yang tepat, dapat menghasilkan pembangunan yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. @Ries













