Pelita News I Indramayu – Anggota DPR/MPR RI, Fraksi Partai Demokrat (PD), Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., mengatakan bahwa silaturahmi dengan para ulama dan kalangan pesantren merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara ulama dan umaro atau pemerintah harus terus dijaga demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Hal itu dikatakan Herman Khaeron saat melakukan kunjungan reses di Pondok Pesantren As-Salafiyah, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026).
Turut hadir, Ketua Fraksi PD DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Hj, Ratnawati, M. KKK, Ketua DPC PD/Ketua Fraksi PD DPRD Indramyu, H. Noco Antonio, Wakil Ketua Fraksi PD DPRD Indramayu, Diyanto dan rombongan.
Pada sesi dialog, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi pihak pesantren untuk menyampaikan berbagai persoalan, kebutuhan, dan harapan terkait pengembangan lembaga pendidikan hingga lapangan pekerjaan dikawasan pabrik sekitar pondok pesantren atau sebagai desa penyangga
“Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dengan para ulama, pengasuh pesantren, serta menyerap aspirasi terkait pengembangan pendidikan keagamaan dan pembangunan pesantren,” kata Hero, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan bahwa silaturahmi dengan para ulama dan kalangan pesantren merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara ulama dan umaro atau pemerintah harus terus dijaga demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.
“Pertama, tentu kami terus menjalin silaturahmi dengan entitas yang selama ini saya merasa dekat dan bersama-sama, terlebih dengan para ulama. Para ulama harus dekat dengan umaro. Kami sebagai wakil rakyat juga harus dekat dengan kalangan ulama, karena mereka memiliki peran penting dalam mengawasi, menilai, serta memberikan masukan kepada kami,” ujar Herman Khaeron.
Kegiatan reses, kata dia, bukan sekadar agenda formal anggota legislatif, melainkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan persoalan yang dihadapi, serta menampung berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi perwakilan rakyat agar berbagai kebutuhan dan persoalan di daerah dapat diketahui secara nyata.
“Dalam setiap kesempatan kunjungan reses maupun kunjungan kerja lainnya, saya memastikan harus bertemu dengan masyarakat. Dari pertemuan seperti inilah kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan, persoalan, dan harapan masyarakat,” ungkapnya.
Hero menambahkan, agenda kunjungannya di Kabupaten Indramayu kali ini mencakup beberapa titik dengan jarak tempuh yang cukup panjang. Setelah mengunjungi wilayah Gantar, ia melanjutkan silaturahmi bersama jajaran pengurus dan keluarga besar Pondok Pesantren As-Salafiyah Krangkeng.
Pada Kesempatan ini, Herman Khaeron menyampaikan apresiasi atas perkembangan Pondok Pesantren As-Salafiyah yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. Ia mengaku bangga melihat komitmen pengasuh pesantren, khususnya K.H. Asror Shobari, dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Ia mengatakan, seluruh aspirasi yang berkembang dalam pertemuan tersebut akan dicatat, dipikirkan, dan dikaji agar dapat diketahui langkah-langkah yang memungkinkan untuk dilakukan.
“Dalam setiap pertemuan tentu ada problematika, ada persoalan, ada permintaan, dan ada aspirasi. Semua itu kami akomodasi. Setiap aspirasi pasti kami catat dan pikirkan, kemudian apa yang bisa kami bantu tentu akan kami upayakan,” jelasnya.
Secara khusus, Herman Khaeron juga menyampaikan komitmennya untuk membantu penyelesaian pembangunan yang sedang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren As-Salafiyah Krangkeng. Komitmen tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap pengembangan sarana pendidikan keagamaan yang memiliki manfaat luas bagi masyarakat. @safaro













