IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Oktober 8, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Miris! 300 Siswa SMAN 1 Lemahabang Tak Kebagian MBG, Distribusi Tiba Saat Sekolah Bubar, SPPG Cipeujeuh Wetan Dinilai Tidak Profesional

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Oktober 8, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON, Uncategorized
    0 0
    0
    Miris! 300 Siswa SMAN 1 Lemahabang Tak Kebagian MBG, Distribusi Tiba Saat Sekolah Bubar, SPPG Cipeujeuh Wetan Dinilai Tidak Profesional
    0
    BERBAGI
    0
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Kab. Cirebon – Profesionalisme SPPG Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang sebagai pemasok Makan Bergizi Gratis (MBG) dipertanyakan. Buktinya, distribusi MBG di SMA Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, berantakan total pada Rabu (07/10/2026) kemarin.

     

    Bukan soal rasa, bukan soal menu. Tapi soal WAKTU! Mobil operasional MBG Badan Gizi Nasional milik SPPG Cipeujeuh Wetan baru tiba di sekolah pukul 15.00 WIB, bertepatan dengan siswa pulang sekolah.

     

    Video yang diterima redaksi Pelita News merekam detik-detik memalukan tersebut. Ratusan ompreng MBG masih bertumpuk di teras sekolah, sementara siswa sudah memakai tas dan keluar kelas.

     

    Terdengar percakapan dalam video antara guru dan petugas SPPG yang tak bisa menyembunyikan kekecewaan:

     

    “Mangga MBG-nya bisa dibawa lagi… Ya pak, waktunya sudah 15.00 dibawa lagi ya… Sudah pada pulang, tidak ada orang“.

     

    Akibat keterlambatan fatal ini, sebanyak 300 siswa di SMAN 1 Lemahabang dipastikan tidak menerima MBG. Program yang digadang-gadang untuk meningkatkan gizi pelajar itu akhirnya dibawa kembali oleh SPPG dalam kondisi utuh, tanpa tersentuh.

     

    Salah seorang siswa dari 300 korban keterlambatan angkat bicara. Pelita Bintan Kamila, Siswi Kelas XE2 mengeluhkan pelayanan SPPG yang dinilai main-main.

     

    “Kami sangat kecewa dengan keterlambatan distribusi MBG dan meminta keseriusan SPPG dalam pelayanan pemenuhan gizi untuk pelajar secara profesional sesuai tujuan program,“ tegasnya dengan nada kecewa.

     

    Menurut siswa tersebut, program MBG sangat membantu, namun jika distribusinya terlambat dan bertepatan dengan jam pulang, manfaatnya tidak dirasakan.

     

    “Kami sudah menunggu dari jam istirahat, tapi MBG tidak datang-datang. Pas datang jam 3 sore, kami sudah pulang,” keluh Pelita Bintan Kamila.

     

    Keluhan ini wajar. SMAN 1 Lemahabang adalah sekolah dengan jam belajar hingga sore. Siswa membutuhkan asupan gizi di tengah aktivitas padat. Jika MBG datang saat mereka sudah pulang, untuk apa program ini?

     

    Fakta mengejutkan diungkap pihak sekolah. Keterlambatan mepet jam pulang bukan kejadian baru.

     

    “Kami sering mengingatkan SPPG untuk evaluasi dan tepat waktu dalam distribusi MBG. Kalau yang terlambat sampai bubar sekolah baru terjadi Rabu kemarin, tapi kalo yang mepet jam 14.00 WIB sering terjadi,“ ungkap Budiyanto, S.Pd., M.Pd.I, Humas SMA Negeri 1 Lemahabang.

     

    Bahkan, lanjut dikatakan Budi, pernah terjadi satu kelas tidak kebagian sama sekali. Untuk menutupi kelalaian SPPG Cipeujeuh Wetan tersebut, sekolah terpaksa mengorbankan jatah para Wakasek.

     

    “Pernah anak 1 kelas tidak kebagian, jatah Wakasek diambil semua buat mereka, kalau Wakasek jumlahnya sedikit dibandingkan jumlah siswa sekelas,“ ujarnya, Kamis (08/10/2026).

     

    Artinya, peringatan sudah sering dilayangkan, tapi tidak ada perbaikan serius dari SPPG Cipeujeuh Wetan.

     

    Ironisnya, SPPG sendiri yang menabrak SOP Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam SOP disebutkan, makanan MBG tidak boleh dikonsumsi lebih dari 2 jam setelah tiba di lokasi, tidak boleh dibawa pulang, dan tidak boleh dipindahkan ke tempat lain.

     

    Logikanya, jika makanan tiba jam 15.00 WIB saat siswa sudah tidak di kelas dan pulang sekolah, maka makanan itu sudah pasti tidak bisa disalurkan dan terancam mubazir. Anggaran negara untuk 300 porsi itu pun menjadi sia-sia.

     

    Ini bukan sekadar terlambat. Ini adalah bentuk ketidakprofesionalan manajemen distribusi. Sekolah yang pulang sore hari seharusnya menjadi prioritas kloter pertama, bukan kloter sisa yang dikirim di detik-detik terakhir oleh SPPG Cipeujeuh Wetan.

     

    Redaksi Pelita News sudah berupaya mengkonfirmasi pihak SPPG Cipeujeuh Wetan terkait kejadian ini. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi.

     

    Publik kini menunggu, apakah BGN Kabupaten Cirebon akan melakukan evaluasi total terhadap SPPG Cipeujeuh Wetan yang lalai, atau akan membiarkan program mulia Presiden ini rusak di tangan pelaksana yang tidak disiplin hingga 300 siswa menjadi korban! @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    September 16, 2026
    M. Anwar Asmali Ajukan Audiensi ke Bupati Cirebon Soal LHP Inspektorat Dana PADes Mertapada Wetan 2025

    M. Anwar Asmali Ajukan Audiensi ke Bupati Cirebon Soal LHP Inspektorat Dana PADes Mertapada Wetan 2025

    September 30, 2026
    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Oktober 3, 2026
    Miris! 300 Siswa SMAN 1 Lemahabang Tak Kebagian MBG, Distribusi Tiba Saat Sekolah Bubar, SPPG Cipeujeuh Wetan Dinilai Tidak Profesional

    Miris! 300 Siswa SMAN 1 Lemahabang Tak Kebagian MBG, Distribusi Tiba Saat Sekolah Bubar, SPPG Cipeujeuh Wetan Dinilai Tidak Profesional

    Oktober 8, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Anggota FPKB DPRD Indramayu Dorong Penanganan Seluruh Korban Keracunan SPPG Kerticala

    Anggota FPKB DPRD Indramayu Dorong Penanganan Seluruh Korban Keracunan SPPG Kerticala

    Oktober 7, 2026
    Terkait Tidak Cairnya Insentif Guru Paud ,Ribuan Guru  Paud Ancam Turun Kejalan 

    Terkait Tidak Cairnya Insentif Guru Paud ,Ribuan Guru  Paud Ancam Turun Kejalan 

    Oktober 7, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Peternakan Ayam Petelur Lapas Indramayu Produksi 130 Telur per Hari‎

      Peternakan Ayam Petelur Lapas Indramayu Produksi 130 Telur per Hari‎

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hari Jadi ke-499 Indramayu 2026: Membangun Fisik, Membangun Mental

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Mengenal Pengelolaan FKDT, Pemkab Tangerang Kunjungi Pemkab Indramayu

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Ketua GAPENSI: Siap Sinergi Wujudkan Indramayu Reang

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • MENu SPESIAL RENDANG DAGING SAPI, SPPG Sampih Susukanlebak Salurkan 3.081 Paket MBG

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,033)
    • EKONOMI & BISNIS (336)
    • INDRAMAYU (5,535)
    • INFORMASI (597)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,310)
    • KESEHATAN (85)
    • KOTA CIREBON (1,091)
    • KUNINGAN (150)
    • MAJALENGKA (79)
    • NASIONAL (659)
    • OLAHRAGA (46)
    • PEMERINTAH DAERAH (781)
    • TEKNOLOGI (101)
    • Uncategorized (930)

    Berita Terbaru

    Miris! 300 Siswa SMAN 1 Lemahabang Tak Kebagian MBG, Distribusi Tiba Saat Sekolah Bubar, SPPG Cipeujeuh Wetan Dinilai Tidak Profesional

    Miris! 300 Siswa SMAN 1 Lemahabang Tak Kebagian MBG, Distribusi Tiba Saat Sekolah Bubar, SPPG Cipeujeuh Wetan Dinilai Tidak Profesional

    Oktober 8, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk