Pelita News | Makkah. — Suasana penuh haru dan khidmat mewarnai perjalanan ibadah umrah Jamaah Angkatan ke-15 Yayasan Pendidikan Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon tahun 2026. Di hadapan Ka’bah, Masjidil Haram, Makkah, para jamaah secara bersama-sama memanjatkan doa khusus untuk keberkahan, kemajuan, dan masa depan UGJ Cirebon.

Doa bersama tersebut dipimpin langsung Ketua Yayasan Pendidikan UGJ Cirebon, Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., yang juga menjadi bagian dari jamaah umrah angkatan ke-15 tahun 2026.
Momen doa dilakukan setelah jamaah menyelesaikan rangkaian tawaf sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah dan melaksanakan salat sunah dua rakaat di area Maqam Ibrahim. Sebelum melanjutkan rangkaian ibadah sa’i, para jamaah menyempatkan diri untuk bersama-sama mendoakan perjalanan dan masa depan UGJ Cirebon.
Dalam doa tersebut, Prof. Mukarto secara khusus memohon agar UGJ Cirebon senantiasa berada pada jalur visi, misi, dan tujuan awal pendiriannya sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, unggul, terpercaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Cirebon dan wilayah Ciayumajakuning.
“Ya Allah, ya Rahman, ya Rahim. Di hadapan Ka’bah-Mu yang agung ini, hamba memohon berkah-Mu untuk Universitas Swadaya Gunungjati Cirebon. Jadikanlah kampus ini sebagai wasilah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tempat berkumpulnya ilmu yang bermanfaat, dan institusi yang selalu membawa kebaikan bagi masyarakat Cirebon dan Indonesia,” demikian doa yang dipanjatkan Prof. Mukarto.
Ia juga mendoakan seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga besar UGJ agar diberikan kesehatan, kekuatan, keikhlasan, dan kearifan dalam menjalankan amanah pendidikan.
“Ya Allah yang Maha Kuasa, berikanlah kesehatan, kekuatan, keikhlasan, dan kearifan bagi seluruh pimpinan, dosen, dan staf UGJ Cirebon. Bimbinglah mereka agar dapat mendidik dengan hati, melahirkan inovasi, dan membawa universitas ini menjadi pusat pendidikan yang unggul dan dihormati,” lanjutnya.
Tak hanya untuk institusi, doa juga secara khusus dipanjatkan bagi para mahasiswa dan alumni UGJ.
Prof. Mukarto berharap seluruh mahasiswa diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, kecerdasan, akhlak mulia, serta kelulusan yang membawa keberkahan. Ia juga mendoakan agar para alumni mampu menjadi insan yang sukses dan bermanfaat bagi agama, bangsa, keluarga, dan masyarakat.
“Ya Allah yang Maha Membuka Jalan, mudahkanlah proses menuntut ilmu bagi seluruh mahasiswa UGJ. Karuniakanlah mereka kecerdasan, akhlak yang mulia, dan kelulusan yang berkah. Jadikanlah para alumni UGJ orang-orang yang sukses, bermanfaat bagi agama, bangsa dan keluarga, serta dimudahkan dalam mendapatkan pekerjaan yang halal dan thoyyib,” tuturnya.
Doa kemudian ditutup dengan lantunan Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzabannar, seraya diniatkan agar kebaikan dunia dan akhirat juga diberikan kepada seluruh sivitas akademika UGJ Cirebon.
Momentum doa di depan Ka’bah tersebut juga menjadi refleksi perjalanan UGJ dalam menjalankan visi dan misi perguruan tinggi.
UGJ Cirebon menargetkan visi menjadi “Perguruan Tinggi Riset Unggulan Berbasis Kearifan Lokal Menuju Tataran Global Tahun 2034.”
Visi tersebut diterjemahkan melalui penguatan pendidikan dan pengajaran berbasis hasil riset, penelitian yang mengangkat potensi kearifan lokal Nusantara, pengabdian kepada masyarakat, penciptaan suasana akademik yang kondusif, pengembangan jejaring kerja sama nasional dan internasional, hingga penguatan organisasi dan potensi mahasiswa.
Pengembangan hard skill dan soft skill mahasiswa, jiwa kewirausahaan, serta kepemimpinan juga menjadi bagian penting dari arah pengembangan UGJ.
Dengan visi tersebut, UGJ diarahkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, tetapi juga melahirkan insan akademik yang memiliki karakter, kepedulian sosial, kemampuan riset, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Prof. Mukarto juga menyampaikan harapan agar program pemberangkatan ibadah umrah yang dilaksanakan Yayasan Pendidikan UGJ Cirebon dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Program tersebut telah berlangsung sejak 2011 dan kembali dilaksanakan pada 2026 melalui pemberangkatan Jamaah Umrah Angkatan ke-15.
Menurutnya, keberlanjutan program tersebut merupakan bagian dari perhatian yayasan terhadap keluarga besar dan mitra yang selama ini ikut berkontribusi dalam perjalanan UGJ Cirebon.
Peserta program umrah tidak hanya berasal dari unsur internal kampus. Yayasan UGJ Cirebon juga memberangkatkan karyawan, mahasiswa, dosen, guru BK SMA negeri dan swasta se-wilayah Ciayumajakuning, serta rekan-rekan wartawan yang dinilai telah banyak membantu dan berkontribusi dalam menginformasikan berbagai kegiatan UGJ kepada masyarakat.@Bams
















