Pelita News Kabupaten Cirebon
Majelis Jagarasa Bodesari yang dipimpin oleh Bapak H. Jojo Sumarjo kembali melaksanakan pengajian rutin setiap malam Sabtu.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan sekaligus dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan pada Jum’at malam ( 4/9/26 ).
Kegiatan keagamaan tersebut mengangkat tema ” Persaudaraan dan Sosial ” dengan penekanan pada pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah, persatuan, serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sekitar 600 jamaah hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Kehadiran jamaah dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Menurut Bapak Tiwan, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, persaudaraan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama, ujarnya.
Nilai – nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa, tegasnya.
Melalui tema Persaudaraan dan Sosial, jamaah diajak untuk tidak hanya meningkatkan hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga memperkuat hubungan antarsesama manusia ” semangat ukhuwah Islamiyah diharapkan mampu menjadi landasan dalam menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta menumbuhkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan ” kata Bapak Tiwan.
Kami mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan majelis sebagai sarana memperkuat iman, menambah ilmu agama, sekaligus membangun kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat, ujarnya.
Dengan terselenggaranya pengajian rutin dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, diharapkan semangat meneladani Rasulullah SAW semakin tumbuh dalam diri seluruh jamaah, harap Bapak Tiwan.
Selain meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin rukun, bersatu, peduli, dan menjunjung tinggi nilai – nilai persaudaraan, ucapnya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh kekhidmatan, kebersamaan, dan silaturahmi, sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat Maulid Nabi bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga untuk menghidupkan kembali akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari – hari, tutup Bapak Tiwan. ( Nurzaman )















