Pelita News I Indramayu
Petugas rekom id merasa nyaman setelah proses beralih ke gedung mall pelayanan publik (mpp) , saat ini gedung layanan satu atap (Ltsa) hanya digunakan untuk proses pembuatan paspor , hal ini di sampaikan beberapa petugas rekom yang dibtemui.pelita news jumat (21/08/26)
Proses layanan rekom id bagi para petugas PT.pjtki merasa nyaman setelah beralih ke gedung mpp, karena fasilitas yang diberikan pemerintah untuk kepentingan rakyat telah terpenuhi semuanya hal ini kepentingan para cpmi yang mau berangkat ke luar negeri . Gedung Ltsa hanya tinggal.kenangan , tidak di pungkiri gedung Ltsa masih tetap dipergunakan untuk pembuatan proses paspor bagi para TKW/Tki
Menurut salah satu petugas rekom dari PT. Bragas Durakman , keberadaan gedung mpp sangat membantu proses rekom id , karena semua kegiatan dan atau keperluan yang diperlukan oleh cpmi sudah tersedia di gedung tersebut , jika ada yang mengatakan biaya rekom id Rp.250 itu tidak benar , dan kalau ada pihak perusahaan pjtki rekom harus bayar 250 ribu itu hoak dan tidak benar, bisa jadi PT tersebut saat melakukan id melalui calo diluar petugas .
” Saya sebagai. Petugas rekom resmi hanya diberi transport oleh perusahaan hanya berkisar Rp. 250 ribu, terus saya dapat apa kalau harus membayar ke pihak dinas ” ujar Durakman
Sementara menurut petugas rekom. PT , Reang Noto Bersama , Mabrur . Saat ini para petugas rekom yang tergabung di forum petugas antar kerja (FPAK ) sudah merasa nyaman sebab semua kebutuhan kelengkapan dokumen yang di butuhkan oleh para CPMI telah terpenuhi semuanya ada di gedung MPP, sehingga tidak banyak mengeluarkan kos untuk kebutuhan tersebut. ” Kami merasa senang setelah rekom paspor di alihkan ke gedung MPP” ujar Mabrur.
Sumber lain dari petugas rekom PT. Jaga Indo, saat ditemui pelita News Totong mengatakan , kalau ada pihak pt pjtki yang mengatakan harus membayar ke petugas Ltsa mungkin saat mereka melakukan rekom bukan melalui petugas resmi sehingga jatuh ditangan para calo yang tidak memiliki PT . ” Terus saya dapat apa kalau harus membayar , karena selama ini di gedung MPP tidak ada sama sekali tidak ada pungutan apapun ” tegas Totong
Sumber lain petugas dari PT. Brata Ato Suparto menegaskan , ketika ada isu yang masih mempersoalkan Keberadaan gedung LTSA , itu salah kaprah sebab sejak lama Ltsa tidak memberikan layanan rekom id , sudah pindah di gedung mpp , ” kami berharap kalau masih ada pihak perusahaan atau PJTTKI , kalau gedung Ltsa masih memberikan layanan itu itu jelas mereka di bohongi oleh calo yang tidak memiliki PT. Alias oknum tersebut sengaja mencari mangsa” ujar Ato (Duliman)
















