Pelita News I Indramayu – Teriakan dukungan, gelak tawa, dan semangat berkompetisi turut mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, Senin (17/8/2026).
Meski tidak bisa merayakan kemerdekaan seperti masyarakat pada umumnya, warga binaan tetap mendapat kesempatan menikmati semarak 17 Agustus melalui berbagai perlombaan yang digelar di dalam Lapas.
Suasana kemerdekaan terasa melalui rangkaian Pekan Olahraga, Seni, dan Budaya yang melibatkan warga binaan maupun petugas Lapas. Beragam perlombaan digelar, mulai dari futsal, tenis meja, bulu tangkis, dan catur hingga berbagai permainan khas perayaan 17 Agustus.
Lomba joget balon, estafet sedotan, cukurukuk galon, tarik tambang, makan biskuit hingga estafet karet menjadi hiburan tersendiri bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni mengatakan, berbagai kegiatan tersebut sengaja digelar agar warga binaan tetap dapat merasakan suasana perayaan kemerdekaan meskipun berada di dalam Lapas.
“Kita berusaha agar peringatan HUT RI ini dapat juga dirasakan momennya oleh seluruh warga binaan meskipun itu berada di dalam Lapas,” ujar dia dalam keterangannya.
Semarak kemerdekaan juga terlihat dari pemasangan berbagai ornamen dan bendera-bendera kecil sebagai hiasan di lingkungan Lapas.
Tidak hanya perlombaan, warga binaan juga mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam menanamkan rasa nasionalisme dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.
Peringatan kemerdekaan di Lapas Indramayu juga menjadi momentum bagi warga binaan untuk membangun kebersamaan. Mereka berbaur dalam berbagai pertandingan dan permainan, menunjukkan sportivitas sekaligus menikmati suasana berbeda dari rutinitas sehari-hari di balik tembok pemasyarakatan.
Selain memberikan hiburan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan warga binaan. Melalui olahraga dan permainan, warga binaan didorong untuk menjaga kekompakan, sportivitas, kreativitas serta membangun hubungan positif dengan sesama.
Dengan demikian, semangat kemerdekaan tetap berkobar di balik tembok Lapas. Warga binaan pun tidak sekadar menjadi penonton perayaan HUT RI, tetapi ikut menjadi bagian dari kemeriahan 17 Agustus melalui berbagai kegiatan yang digelar khusus untuk mereka. @safaro
















