Pelita News I Indramayu – Gerak Cepat (Gercep) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu mengangkuti tumpukan sampah yang menggunung di Desa Juntinyuat, Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat dan wilayah Kecamatan Karangampel.
Dilansir dari diskominfo Indramayu, diketahui pengangkutan sampah yang menumpuk ini berlangsung selama 2 hari, Kamis dan Jumat 26-27 Maret 2026 di Desa Juntinyuat dan Juntikebon, serta Sabtu, 28 Maret 2026 di Karangampel dengan menggunakan 10 truck sampah dan 2 ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu.
Upaya gercep yang dilakukan DLH mendapat tanggapan beragam, sala satunya, disampaikan Brux. Brux menegaskan, yang namanya gercep itu, ketika belum terjadinya penumpukan sampah, langsung di angkut, bukan setelah menumpuk dan viral baru di angkut, tolong bedakan antara gercep dan lamban. Itu menggunung dan menumpuk udah lama, dan bau yang menyengat, masa sih gak ada pejabat pemerintahan yang lewat kesitu, gak pernah lihat??
Sementara itu Ert Dermayu mengajak semua pihak untuk sama-sama bertanggung jawab terkait masalah sampah.
Menurutnya untuk mengatasi masalah sampah harusnya bersama sama untuk mempunyai rasa tanggung jawab karena tetep aja setelah di bersihkan nanti akan di buang kesitu lagi berikan edukasi dan pemerintah desa harus membikin perdes tentang aturan buang sampah. @safaro













