Pelita News I Indramayu – Bendungan Remen di Blok Tegal Bedug, Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, mendadak ramai pada Sabtu (21/2/2026) pagi. Puluhan warga berdatangan untuk melihat mayat wanita yang terbawa aliran Sungai Cibuaya tersebut.
Mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang pemancing yang kemudian memberi tahu warga sekitar.
Seorang warga, Jamaludin menuturkan, ia yang saat itu sedang berada di sekitar lokasi tiba-tiba dihampiri oleh seorang pemancing yang melihat ada benda mencurigakan tersangkut di bendungan. Setelah dicek, ternyata benda tersebut adalah jasad manusia.
“Info awalnya itu dari pemancing, katanya ada mayat di bendungan. Temuan ini langsung saya laporkan ke perangkat desa dan Polsek Lelea,” kata dia.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Indramayu dan Tim SAR untuk melakukan evakuasi.
Kapolsek Lelea, AKP Heriyanto mengatakan, saat ditemukan korban mengenakan pakaian lengkap. Atasan kaos merah bertuliskan ‘jeans’, bawahannya celana jins warna hitam. Juga mengenakan pakaian dalam yang terdiri dari bra cokelat, celana dalam cokelat, dan miniset merah.
“Di tubuh korban tidak ditemukan identitas apapun,” jelasnya.
Mayat perempuan itu kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk dilakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Dalam proses identifikasi ini petugas menggunakan alat Mobile Automated Multi- Biometric Identification System (MAMBIS).
Hasil pengecekan sementara menunjukkan tingkat keidentikannya sebesar 60 persen dengan identitas seorang wanita berinisial ES (46) warga Kelurahan Tambaka, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Heriyanto menyatakan pihaknya berupaya menghubungi pihak keluarga korban dan berkoordinasi dengan Polres Malang terkait temuan ini. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya,” tandas dia. @safaro














