
Kabupaten Cirebon Pelita News
Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2025 di Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon selesai dilaksanakan, selama satu bulan lamanya berbagai kegiatan di desa tersebut gencar dilakukan untuk mewujudkan percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan serta sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penutup kegiatan TMMD di Desa Sende setelah selesainya berbagai pembangunan, turut dihadiri Bupati Cirebon H.Imron, Kapolresta Cirebon, Dandim 0620 Cirebon, Forkompinda Kabupaten Cirebon, Camat, Koplsek Danramil Arjawinangun, Kuwu se-Kecamatan Arjawinangun,Arjawinangun, dan tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Sende, Kamis 21/08.

Karya Bakti TNI pada program TMMD tahun 2025 di Desa Sende dibuka sejak 23 Juli 2025 dan ditutup 21 Agustus 2025, dan tak kalah meriahnya pada upacara Penutupan Karya Bakti TNI kali ini berbagai kegiatan juga turut meliputi dan menghiasi suana tersebut, terlihat dari antusias warga yang berbondong-bondong membeli produk beras murah, cek kesehatan gratis oleh Rumah Sakit Sumber Waras, dan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat.

Letkol Inf Mukhammad Yusron, S.A.P Dandim 0620 Kabupaten Cirebon pada sambutannya menyampaikan melalui program Karya Bakti TNI yang telah dilaksanakan di Desa Sende diharapkan dapat memberikan dampak dan mafaat bagi perekonomian seluruh warga Sende
“kami harap, dapat memberikan manfaat pada masyarakat khususnya di Desa Sende sehingga tingkat perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana dan terjalin dengan baik,”katanya.

Dengan berbagai kegiatan pembangunan yang ada baik fisik maupun non fisik pada Karya Bakti TNI atau TMMD tahun 2025 di Desa Sende, Letkol Inf Mukhammad Yusron, S.A.P mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkecimpung dan terlibat langsung pada kegiatan itu, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.
“sebagai komandan satuan penugasan, kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih yang tulus kepada masyarakat, anggota kodim 0620, yang telah berpartisipasi dengan jerih payah kita semuanya sehingga kegiatan karya bakti ini bisa berjalan dengan lancar,”ungkapnya.

Dirinya juga menyebutkan terdapat perubahan yang positif pada program tersebut, sehingga menampakkan nilai tambah untuk hasil yang didapat dari kegiatan pembangunan itu.
“ada perubahan, untuk jalan sebelumnya 578 meter dan tergelar menjadi 847 meter dimana ada tambahan, untuk Rutilahu ada total 8, dari BAZNAS dan Perkim,”sebutnya.

Ia ucapkan bahwa program Karya Bakti TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di pedesaan dengan sasaran fisik maupun non fisik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dengan percepatan pembangunan, peningkatan kesejahteraan, kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
“kita pahami program karya bakti ini dilaksanakan dengan maksud sebagai salah satu program TNI bersama dengan instansi terkait dan juga komponen bangsa yang ada tentunya melibatkan masyarakat dan TNI,”ungkapnya.

Dirinya juga berharap program Karya Bakti TNI bisa terus berkelanjutan sehingga program percepatan pembangunan di desa bisa terwujud dengan mengarah pada sasaran tujuan kesejahteraan perekonomian masyarakat di desa.
“tentunya kita harap ke depan akan berkelanjutan untuk pembangunan sehingga apa yang kita harapkan ataupun program-program terkait dengan pembangunan ini bisa kita laksanakan tentunya dengan percepatan dan dapat mensejahterakan rakyat khususnya di Kabupaten Cirebon,”paparnya.(Sur)















