IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, November 8, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Terminal Ciledug, Wajah Jawa Barat: Bukan Panggung Kebebasan yang Keblinger

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 22, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Terminal Ciledug, Wajah Jawa Barat: Bukan Panggung Kebebasan yang Keblinger
    0
    BERBAGI
    16
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Pelita News | Cirebon Timur – Terminal Ciledug kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasi atau inovasi pelayanan transportasi, melainkan karena aktivitas yang dianggap menyimpang dari nilai-nilai budaya masyarakat Jawa Barat. Soft opening sebuah kafe di kawasan terminal beberapa waktu lalu dinilai telah mencoreng wajah budaya lokal dengan menampilkan hiburan DJ yang tidak mencerminkan kearifan budaya Sunda maupun identitas masyarakat Cirebon.

     

    R. Hamzaiya, seorang pemerhati kebijakan publik dan aktivis menegaskan bahwa Terminal Ciledug adalah aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bukan milik perseorangan, bukan pula ruang privat yang boleh diisi sesuka hati. Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan di dalamnya harus tunduk pada nilai-nilai publik dan mengedepankan kepentingan kolektif masyarakat.

     

    “Terminal Ciledug bukan tempat pesta kebebasan. Jika pengelola kafe merasa lebih nyaman dengan menampilkan hiburan yang lepas dari akar budaya lokal, maka lebih baik mereka menyewa ruko di tempat lain. Jangan memanfaatkan aset milik rakyat Jawa Barat hanya demi kepentingan bisnis yang tidak selaras dengan jati diri masyarakat,“ tegas Hamzaiya.

     

    Ia menyatakan, tidak ada yang salah dengan keberadaan kafe di area terminal, asalkan tujuan utamanya adalah mendukung fungsi terminal sebagai simpul pelayanan publik dan bukan sekadar tempat pelampiasan gaya hidup bebas. Apalagi jika kafe tersebut justru menjadi panggung hiburan yang jauh dari nilai edukatif, spiritualitas lokal, atau semangat kebangsaan.

     

    “Terminal adalah tempat orang berlalu lalang, tempat rakyat singgah—bukan tempat untuk menormalisasi budaya pesta. Kalau hanya mau jualan suasana bebas, tidak usah menumpang di ruang milik rakyat,“ tambahnya.

     

    Hamzaiya juga menyentil para pengelola yang dengan mudahnya mengabaikan aspek etika dan tanggung jawab sosial. “Apakah mereka lupa bahwa Terminal Ciledug dibangun dari uang rakyat? Di tanah ini, para leluhur Sunda dan Cirebon membangun peradaban, bukan club malam,” ujarnya tajam.

     

    Alternatif Positif: Terminal sebagai Pusat Literasi dan Budaya

     

    Sebaliknya, ia menawarkan gagasan yang lebih konstruktif: menjadikan Terminal Ciledug sebagai ruang edukatif dan pelestarian budaya. “Bayangkan jika area terminal dijadikan taman baca, ruang pertunjukan tari tradisional, tempat pelatihan calung, angklung, atau galeri topeng Cirebon. Bukankah itu akan jauh lebih mulia?” katanya.

     

    Hamzaiya menekankan pentingnya arah pengelolaan yang berkepribadian lokal. Menurutnya, generasi emas yang bermartabat hanya bisa lahir dari ruang-ruang publik yang menghargai akar budaya dan nilai-nilai lokal, bukan dari tempat yang mendorong gaya hidup hedonis atau kebebasan tanpa tanggung jawab.

     

    “Kalau para pemilik kafe ingin berkontribusi, ikutlah menghidupkan kesenian lokal, sajikan makanan khas, hadirkan pertunjukan gamelan atau diskusi budaya. Itulah bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat Jawa Barat,” tegasnya.

     

    Dengan demikian, polemik ini semestinya menjadi bahan refleksi bersama. Apakah kita ingin membangun masa depan yang berakar pada budaya dan kearifan lokal, atau membiarkan ruang-ruang publik kita dijadikan panggung kebebasan yang lepas dari nilai? @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten CirebonPemerintah Daerah
    Sebelumnya

    OJK Terbitkan Aturan Baru, Tegaskan Integritas dan Tata Kelola Sektor Kripto dan Teknologi Keuangan

    Berikutnya

    Pasar Japura Kidul Nol PAD, Pemdes Tak Berkutik Hadapi Pengelola

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Pasar Japura Kidul Nol PAD, Pemdes Tak Berkutik Hadapi Pengelola

    Pasar Japura Kidul Nol PAD, Pemdes Tak Berkutik Hadapi Pengelola

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    November 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    November 8, 2026
    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    November 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lapas Indramayu Tebar Kebahagiaan, Warga Binaan dan Keluarga Terima Sembako

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,235)
    • EKONOMI & BISNIS (346)
    • INDRAMAYU (5,619)
    • INFORMASI (609)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,417)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,108)
    • KUNINGAN (158)
    • MAJALENGKA (84)
    • NASIONAL (674)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (796)
    • TEKNOLOGI (115)
    • Uncategorized (1,075)

    Berita Terbaru

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    November 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk