IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, November 8, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Program Ketahanan Pangan Mangkrak, Warga Sindang Kempeng Pertanyakan Dana Desa

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 17, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Program Ketahanan Pangan Mangkrak, Warga Sindang Kempeng Pertanyakan Dana Desa
    0
    BERBAGI
    206
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Pelita News | Cirebon Timur – Warga Desa Sindang Kempeng, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, melakukan aksi damai di depan Kantor Kepala Desa, Kamis (17/7/2025). Mereka mempertanyakan kejelasan penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2024 dan 2025, khususnya terkait program ketahanan pangan yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

     

    Aksi tersebut digelar oleh Forum Warga dan Masyarakat Peduli Sindang Kempeng sebagai bentuk kekecewaan atas mangkraknya sejumlah program desa. Salah satu sorotan utama adalah peternakan ayam yang hanya menyisakan kandang tanpa aktivitas dan kebun durian yang hanya berisi pohon tanpa perawatan memadai.

     

    Koordinator aksi, Taufik Hidaya, menyebut, ketidakjelasan realisasi anggaran sudah berlangsung sejak awal 2024. Bahkan, dugaan penyimpangan mulai mencuat karena program yang dibiayai dana desa tak kunjung terealisasi maksimal.

     

    “Forum warga dan masyarakat peduli Desa Sindang Kempeng menuntut Kepala Desa mundur dari jabatannya. Kami menduga ada penyimpangan dana desa pada tahun 2024 dan 2025, terutama pada program ketahanan pangan. Buktinya, kandang ayam kosong, dan kebun durian hanya ditanami pohon saja,” kata Taufik saat audiensi.

     

    Taufik juga menyebut, hingga tahap pertama tahun 2025, terdapat dana sekitar Rp300 juta yang belum digelar, padahal sudah cair. Sementara untuk ketahanan pangan tahun 2024, dari total dana sekitar Rp400 juta, yang terealisasi hanya sekitar Rp48 juta.

     

    “Yang lebih parah, saat kami minta pertanggungjawaban, para perangkat desa dan Kepala Desa justru saling lempar tanggung jawab. Ini sangat tidak mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.

     

    Tak hanya menyoal anggaran, warga juga menuntut penyelesaian sengketa tanah yang hingga kini belum ada kejelasan penyelesaiannya.

     

    Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Sindang Kempeng, Yaya, mengakui adanya anggaran ketahanan pangan yang belum tersalurkan. Ia menyebut, dana senilai Rp160 juta memang belum dipindahkan ke rekening Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) karena proses administrasi dan kepengurusan BUMDes yang baru terbentuk.

     

    “Untuk ketahanan pangan memang terpisah, dan tadi sudah diakui oleh PPKD bahwa dananya belum direalisasikan. Dana itu masih ada, belum disalurkan karena menunggu pengelolaan dari BUMDes yang baru terbentuk,” kata Yaya saat diwawancarai.

     

    Yaya menegaskan, tidak ada program fiktif. Ia mengatakan seluruh berkas dan laporan terkait dana desa sudah dilimpahkan ke Inspektorat Kabupaten untuk diperiksa lebih lanjut.

     

    “Kami tidak pernah menyatakan program itu fiktif. Saat ini Inspektorat sedang melakukan pemeriksaan lapangan. Kalau nanti hasil audit menyatakan ada dana yang harus dikembalikan, kami siap bertanggung jawab,” ujarnya.

     

    Lebih lanjut, Yaya menyebut semua laporan warga terkait anggaran sudah dikumpulkan dan menjadi bagian dari proses investigasi oleh Inspektorat. Ia menyatakan bahwa laporan penggunaan dana, terutama yang menyangkut proyek ketahanan pangan seperti peternakan ayam dan kebun durian, tengah dalam pengawasan pihak berwenang.

     

    “Kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari Inspektorat. Nanti akan ketahuan berapa yang harus dipertanggungjawabkan dan dikembalikan jika memang ada kekeliruan,” ujarnya.

     

    Sementara itu, warga berharap hasil audit segera diumumkan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan. Mereka juga meminta pemerintah kabupaten turun langsung mengawasi dan menindaklanjuti temuan-temuan di lapangan.

     

    Aksi warga ini bukan kali pertama terjadi di Desa Sindang Kempeng. Warga menilai pemerintahan desa saat ini tidak berjalan dengan kondusif. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya perangkat desa yang mengundurkan diri.

     

    “Sudah ada 12 orang perangkat desa yang keluar. Itu membuktikan iklim pemerintahan desa tidak sehat. Kami ingin perubahan yang nyata,” kata Taufik.

     

    Mereka juga mendesak agar Kepala Desa memberikan laporan realisasi anggaran yang pernah dijanjikan melalui surat pernyataan tanggung jawab sejak 18 Februari 2025. Namun hingga aksi ini digelar, warga mengaku belum menerima rincian tersebut. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    ASN Korban KDRT Malah Terancam Sanksi Kode Etik, Pertanyakan Sikap Disdikbud Kuningan

    Berikutnya

    Polres Indramayu Berikan Materi Saat MPLS di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Polres Indramayu Berikan Materi Saat MPLS di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus

    Polres Indramayu Berikan Materi Saat MPLS di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    November 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    November 8, 2026
    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    November 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lapas Indramayu Tebar Kebahagiaan, Warga Binaan dan Keluarga Terima Sembako

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,235)
    • EKONOMI & BISNIS (346)
    • INDRAMAYU (5,619)
    • INFORMASI (609)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,417)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,108)
    • KUNINGAN (158)
    • MAJALENGKA (84)
    • NASIONAL (674)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (796)
    • TEKNOLOGI (115)
    • Uncategorized (1,075)

    Berita Terbaru

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    November 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk