Pelita News | Cirebon Timur – Sebelumnya diberitakan terjadi praktik pungutan liar oleh oknum Karang Taruna terhadap Paguyuban Sedulur Travel Cirebon Timur. Bahkan polemik ini sempat menjadi trending topik dan menjadi kegaduhan khususnya di wilayah Cirebon Timur, kini telah berangsur membaik dan kondusif pasca dilakukannya mediasi antar kedua belah pihak.
Perwakilan Manajemen Paguyuban Sedulur Travel Cirebon Timur, Ustadz Muh. Rifki Saehuddin mengakui sudah dilakukannya mediasi antara Paguyuban Sedulur Travel Cirebon Timur bersama Karang Taruna bertempat di Polsek Pabedilan pada Senin (14/7/2025).
“Alhamdulillah kami sudah berkumpul semua bersama rekan – rekan supir travel dan Karang Taruna. Semuanya adalah kesalahpahaman atau miskomunikasi saja,“ terangnya.
Atas dilakukannya mediasi ini, ia pun menyampaikan terimakasih kepada Polsek Pabedilan dan Polresta Cirebon yang telah turut hadir dan membantu meluruskan hal – hal yang telah terjadi.
“Terimakasih untuk Polsek Pabedilan dan Polresta Cirebon beserta jajaran. Sekali lagi kami tegaskan kembali ini hanya miskomunikasi dan kami nyatakan tidak ada permasalahan lagi,“ tegas Ustadz Rifki.
Kanit Reskrim Polsek Pabedilan Polresta Cirebon, Ipda M. Rahmat, SH, MH membenarkan telah dilakukannya mediasi antara pihak Paguyuban Sedulur Travel Cirebon Timur dengan Karang Taruna di Kantor Polsek Pabedilan. Ia juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar dapat saling menjaga kondusifitas wilayah.
“Ya betul mereka sudah bertemu dan permasalahannya sudah diselesaikan dengan baik oleh kedua belah pihak,“ ujarnya. @Ries















