
Pelita News | Cirebon Timur – Tercatat beberapa ruas jalan kabupaten di wilayah Cirebon Timur kini sudah sangat membahayakan, bahkan kondisi yang memprihatinkan tersebut mengancam keselamatan pengendara lalulintas. Banyak korban khususnya pengendara roda dua tergelincir jatuh akibat sulitnya memilih jalan untuk dilintasi, hal ini tentu perlu adanya keseriusan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang dirasa sangat lamban dalam penanganan persoalan infrastruktur yang merupakan kebutuhan vital masyarakat.
Berdasarkan pantauan Pelita News, ruas jalan Kabupaten Cirebon yang kondisinya bak kubangan kerbau tersebut berada di Jalan Raya Babakan – Pabuaran, Jalan Raya Karangsembung – Karangtengah, Jalan Karangsari – Gunungsari – Ambit Kecamatan Waled, Jalan Sampih – Pasawahan Kecamatan Susukanlebak dan Jalan Raya Lemahabang.
Salah seorang pengendara, Deni mengungkapkan kekesalannya dengan kondisi infrastruktur jalan yang tak kunjung diperbaiki. Bukan hanya menghambat aktifitas saja, namun kondisi jalan yang berlubang dalam ini sangat membahayakan dan mengancam keselamatan pengendara khususnya kendaraan roda dua. Dirinya mengakui sangat berhati – hati dan harus bersabar setiap melintasi jalan yang menuju tempat kerjanya tersebut, apalagi lubang – lubangnya berada di kanan kiri dan di bagian tengah sepanjang jalan. Sehingga saat hendak dilintasi sangat merepotkan, karena harus saling bergantian dengan pengendara yang berlawanan arah.
“Bukan saja capek dan sakit, kondisi seperti ini sering sekali terjadi kecelakaan mas. Kasihan kalau lihat orang jatuh sampe pada luka berdarah, apalagi ibu ibu kalau yang mengendari. Saya berharap semoga pemerintah segera dibukakan mata hatinya,“ cetusnya sembari kesal saat mengantri dijalur berlubang di jalan raya Karangtengah Kecamatan Karangsembung, Senin (24/2).
Senada disampaikan Agus, pengendara Jalan Raya Babakan – Pabuaran, dengan kondisi jalan yang darurat seperti saat ini sudah seharusnya pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat. Jangan menjadikan kesan pemerintah daerah tutup mata dan tutup telinga, karena kondisi ini sudah berlarut lama dan bukan baru kali ini. Dirinya meminta pemerintah daerah mengambil langkah urgensi untuk meminimalisir angka kecelakaan akibat jalan yang sudah tidak layak digunakan.
“Pemerintah daerah jangan membisu saja, kondisi seperti ini sudah memakan banyak korban. Lihat masyarakat dibawah, sangat ironi dengan banyaknya pendapatan dari perusahaan dan industri besar yang berdiri di wilayah Cirebon Timur tapi infrastrukturnya sangat tertinggal dari daerah lain. Pantas saja jika masyarakat Cirebon Timur terus menggaungkan segera adanya Pemekaran Kabupaten Cirebon Timur,“ ujarnya. @Ries















