Kuningan, Pelita News
Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai memantapkan tahapan pelaksanaan Pemilukada, dengan ditandai apel gelar pasukan sinergitas TNI/Polri dan instansi terkait dalam ranngka pengamanan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024, di halaman Mapolres Kuningan. Selasa (20/08/2024), acara tersebut diawali dengan penyematan pita “Operasi Mantap Lodaya” 2024 oleh Pj Bupati Kuningan kepada perwakilan TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP.
Apel gelar pasukan ini bertujuan memantapakan pengamanan di 1.927 TPS pada Pemilu Kada, dengan kekuatan pengamanan pasukan 1.100 personil TNI/Polri, serta ditambah stakeholder, selain itu juga pengamanan dalam pelaksanaannya nanti dipertebal dengan personil Brimob dari Jawa Barat.
Pj Bupati Kuningan Dr. Drs. H. R. Iip Hidajat, M.Pd., didampingi Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian, serta Dandim 0615 Kuningan, Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan, Ketua Pengadilan, Ketua Bawaslu serta perwakilan KPU menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini, merupakan rangkaian operasi untuk mengecek kesiapan personel, dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait, sebelum diterjunkan ke lapangan. Sehingga diharapkan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal.
“Berdasarkan timeline tahapan pilkada tahun 2024, bahwa pada tanggal 25 september sampai dengan 23 November 2024 akan dilaksanakan kampanye, melalui pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye, dan puncak acaranya yaitu, pemungutan suara pada tanggal 27 November 2024. Tentunya setiap tahapan mempunyai kerawanannya masing-masing, sehingga diharapkan dapat berjalan aman, damai dan sejuk”, terang Iip Hidajat.
Pj Bupati Iip Hidajat menekankan beberapa hal untuk dipedomani yaitu, siapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Petakan setiap kerawanan di setiap tahapan pilkada serta lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi 9 Intelijen dan Bhabinkamtibmas sehingga setiap potensi permasalahan dapat segera teratasi. Tingkatkan hubungan dan komunikasi diantara 9 elemen terkait pilkada, yaitu KPU, Bawaslu /Panwaslu, TNI-Polri, Pemda, pasangan calon dan pendukungnya, parpol, LSM pemerhati demokrasi, tokoh masyarakat, adat, agama, pemuda, perempuan, serta media massa, guna mewujudkan sinergi polisional yang proaktif.
Selanjutnya tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme, yang memanfaatkan momen pilkada, khususnya wilayah yang memiliki kerawanan serta berpotensi dijadikan target oleh pelaku. Lalu siapkan rencana pengamanan kontinjensi, serta latihkan kepada seluruh personel, sehingga mampu menghadapi eskalasi ancaman, yang mengarah pada situasi kontinjensi. Dan terakhir lakukan pengawasan dan pengendalian secara melekat, terhadap pelaksanaan operasi dan kinerja anggota, untuk meminimalisasi terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. “Keberhasilan oprasi ini sangat ditentukan oleh kesiapan dan kemampuan kita dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Oleh karena itu, marilah kita jadikan apel gelar pasukan ini untuk menyatukan tekad dan komitmen,” tegas Iip.
Tim pengamanan Pilkada bersifat presisi untuk 1.927 TPS yang perlu dapat pengawalan keamanan dari anggota TNI Polri 1.100 personil di tambah stake holder lainnya, anggota TNI Kodim Kuningan menurunkan 400 anggota, dari Polres 612 anggota. Bergerak mulai dari pelaksanakan kampanye hingga hari pencoblosan di TPS TPS. Kuningan sampai saat ini di petakan tidak ada kerawanan dan situasi kondudif. Namun kendati demikian kami harus mengantisifasi di titik titik dan kantong padat DPT dan TPS nya seperti di Wilayah Kecamatan Kuningan, Kecamatan Ciawigebang serta di Kecamatan Darma, dititik titik tebal nantinya akan di lapisi personil Brimob Polda Jabar. Begitupun di setiap gudang logistik akan diperketat pengamanannya dari anggota Polres serta Kodim Kuningan.
Hal itu disampaikan Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian usai melaksanakan gelar pasukan Oprasi Mantap Praja Pilkada 2024 untuk persiapan pengamanan Kabupaten Kuningan. Dandim 0615 Kuningan bersinergi dengan Pokres Untuk melakaanakan pengamanan Pilkada 2024 dengan menurunkan kekuatan personel 255 orang untuk mem BKO kan kepada instansi Polisi, dalam hal ini untuk mendukung kondusifitas dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Kuningan. Seblumnya pihak Kodim telah terjalin koordinasi baik dengan KPU mapun Bawaslu tentang kesiapan Pilkada kali ini. Personil kita antara Babinkamtibmas bersa Babinsa juga bersinergi dengan para Panwascam di lapangan ini merupakan kolaborasi untuk menciptakan suasana aman dalam pelaksanaan Pilkada, “Kita tidak mau ada pihak pihak yang sengaja memprofokasi keadaan sehingga tidak menguntungkan bagi pelaksanaan Pilkada. Ujar Dandim Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan, usai Apel gelar pasukan, di Mapolres Kuningan (Mans Bom)















