KUNINGAN, PELITA.
Terlambatnya pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi seluruh ASN Kabupaten Kuningan selama Tiga bulan di akui oleh Pj Bupati Kuningan Drs. Dr. R.H Iip Hidajat. Namun Pj Bupati Iip menyebut, pihaknya telah menandatangani untuk pembayaran TPP, realisasi Senin tertanggal 29 Juli 2024.
Tak jarang Pj Bupati Kuningan Iip Hidajat bercerita upaya untuk meningkatkan PAD Kuningan. “Ya memang untuk TPP harus di berikan tapi wayahna lambat teh kusabab anggarannya mengandalkan dari PAD, ini yang menjadi dasarnya, kemampuan keuangan daerah kita. Ya kita harus mencari, kita tidak bisa menggunakan dana alokasi umum (DAU) karena DAU itu kandatangnya dari pemerintah pusat, sudah jelas peruntukannya, salah doong kalau DAU dipergunan untuk yang bukan seharusnya” jelas Pj Bupati Iip.
Sejumlah ASN Kabupaten Kuningan penerima TPP mengaku telah ada pembayaran, namun hanya baru dibayar Satu bulan, penerima TPP menerina untuk bulan Mei di bayar bulan Juli 2024 ini. “Saya menerima TPP hanya Satu bulan, pembayaran bulan Mei diterima bulan Juli 2024 kemaren, jadi untuk pembayaran TPP bulan Juni dan bulan Juli 2024 belum,” tuturnya.
Aga Nugraha bidang administrasi dan teknis BPKAD Kabupaten Kuningan membenarkan pembayaran TPP untuk bulan Mei Juni dan bulan Juli, Pemda Kuningan baru bisa membayar Satu bulan yakni bulan Mei 2024. “Kemaren dibayarkan kepada ASN penerima TPP itu pembayaran bulan Mei di bayarkan bulan Juli 2024 ini.
Untuk pembayaran bulan Juni dan bulan Juli rencananya akan di bayar bulan Agustus 2024, tapi itu pun disesuaikan dengan kemampun Keuangannya, kalau PAD nya tetap seperti kondisi sekarang ya nggak mungkin, tapi kita sudah koordinasi dengan Bapenda untuk meningkatkan pendapatan agar bisa membayar TPP Dua bulan itu, semoga usaha kita bisa sesui skema terang Aga Nugraha, di ruang kerjanya Rabu (31/7/2024).
Sumber dana keuangan pemda itu dari PAD, target PAD Kuningan yang sudah ditetapkan di APBD tahun 2024 itu masih jauh melampui target, imbuhnya. (Mans Bom)















