Pelita News, Indramayu – Seorang pemuda bernama Galih Delistiana (18 tahun) ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Desa Bogor, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Sejumlah warga sempat gempar. Pasalnya pemuda ini dikenal sopan dan murah senyum kepada warga.
Saat dilakukan pemeriksaan oleh Inafis Polres Indramayu tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kematian korban karena memiliki riwayat sakit epilepsi.
Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar melalui Kapolsek Sukra IPTU Rudi Hartono membenarkan tentang temuan mayat itu, Jumat (2/2/2024).
Menurutnya, jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 14.30 WIB, dimana sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang menjelaskan ada penemuan mayat di saluran irigasi. Usai mendapatkan informasi ini, sejumlah anggota polsek mendatangi lokasi yang disebutkan.
“Selanjutnya kami menghubungi Inafis Polres Indramayu. Kami lalu melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban,” jelas Rudi.
Namun, polisi tak menemukan surat keterangan yang menyebutkan identitas korban, tapi ada warga yang mengenal korban ini. Dia itu bernama Galis Delistiana warga Blok Badong RT.001 RW.002, Desa/Kecamatan Sukra,” papar dia.
Kemudian dibantu perangkat desa, petugas menghubungi keluarganya. Keluarga korban pun datang dan menyatakan jika korban adalah keluarganya.
“Saat dilakukan pemeriksaan bagian luar oleh tim medis dari Puskesmas Sukra dan Unit Inafis Polres Indramayu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau tanda-tanda lain,” terangnya.
Selain itu, pihak keluarga menerangkan kalau korban benar memiliki riwayat penyakit epilepsi.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi sehingga kita buatkan surat pernyataan penolakan itu,” tutupnya. (saprorudin)
















