Indramayu, PN
Bertepatan dengan HUT RI ke 76, PT Polytama Propindo meluncurkan peresmian Penangkaran Rusa Timorensis di Taman KEHATI (Keanekaragaman Hayati) Kabupaten Indramayu, Selasa (17/08). Peresmian Penangkaran Rusa Timorensis dilakukan Bupati setempat, Hj. Nina Agustina Da’i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Presiden Direktur PT Polytama Propindo, Didik Susilo.
Pada peresmian itu secara simbolis dilakukan pengguntingan Pita dan prasasti Penangkaran Rusa Timorensis yang telah ditandatangani oleh Bupati Indramayu sebelumnya sebagai bentuk kolaborasi antara pihak Perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menggabungkan sinergi yang bermanfaat bagi kemajuan daerah maupun masyarakat Indramayu. Peresmian dilaksanakan sesuai dengan Protokol Kesehatan ketat dan membatasi tamu yang hadir.
Seperti diketahui, Taman KEHATI merupakan hasil revitalisasi Hutan Kota Kayu Putih yang terletak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu dengan dengan total luas area sekitar 3,83 hektar, memiliki daya tarik tersendiri salah satunya yaitu Rusa Timorensis yang merupakan satwa langka dan mengelola sebuah penangkaran rusa, dimana didalamnya terdapat konservasi 9 Rusa Jawa (Rusa Timorensis), diantaranya adalah 5 ekor jantan dan 4 ekor betina.
Diresmikan pada bulan Oktober 2019 yang lalu, Taman KEHATI merupakan satu-satunya wetland (lahan basah) yang berada di Kabupaten Indramayu dan keberadaannya dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Hadir pada kesempatan tersebut, Prof. Riset. Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.si selaku Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (Puslitbanghut) Kota Bogor sekaligus meluncurkan buku Taman Keanekaragaman Hayati yang menjadi salah satu agenda pada Peresmian tersebut. Sekda, H. Rinto Waluyo, Corporate Secretary Generap Manager Polytama, Dwinanto Kurniawan, Kadis LH, Aep Surahman, Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Suryono, Kasatpol PP dan Damkar, Teguh Budiarso dan undangan lainnya. Penyerahan buku Taman KEHATI juga diserahkan secara resmi didedikasikan kepada Bupati Indramayu.
Presiden Direktur PT Polytama Propindo, Didik Susilo mengatakan perkembangan Taman KEHATI ini semoga dapat menjadi landmark Indramayu seperti dengan kehadiran Rusa yang termasuk satwa langka dan kali ini telah bertambah jumlahnya, dapat terus diminati pengunjung.
Selain satwa langka seperti rusa timorensis, kata dia, Taman KEHATI juga memiliki 25 spesies dengan 714 batang pohon dan didominasi oleh kayu putih sebesar 59,66%. Pembangunan Taman KEHATI yang dikelola sekaligus menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Polytama Propindo (Polytama) ini berangsur-angsur telah memiliki banyak pengembangan.
“Melalui inovasi pengembangan tersebut, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran khalayak, baik masyarakat setempat dan berkoordinasi dengan pelaku usaha lainnya dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem,” ujar Didik dalam kata sambutannya.
Prof. Riset. Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.si mengatakan Taman KEHATI dinyatakan sebagai satu-satunya lahan basah atau wetland Pengelolaan ekosistem lahan basah. Lahan basah merupakan ekosistem esensial yang mana merupakan penyangga kehidupan bagi masyarakat sekitar dan dapat dijumpai di Taman KEHATI. Sangat tepat apabila Pemerintah indramayu mengkonservasikan ekosistem lahan basah ini . Taman KEHATI juga sudah ada disini dengan nama-nama tumbuhannya sesuai ilmiah. Selain itu untuk yang unggulan yaitu Rusa Timorensis yang berasal dari Jawa. Banyak hal yang bisa dipelajari dari Taman KEHATI.
“Dengan menyelamatkan tumbuhan yang sudah langka untuk dapat dilestarikan disini dan sudah sesuai agar seluruh warga di Indramayu dan pengunjung lainnya dapat melihat secara langsung,” sebutnya.
Sementara itu, Corporate Secretary General Manager PT Polytama Propindo Dwinanto Kurniawan menambahkan, dengan hadirnya Taman KEHATI Indramayu tidak hanya dari segi satwa Rusa saja yang ditampilkan, tetapi banyak bagian penting di Taman KEHATI ini seperti ekosistem lainnya. Taman KEHATI di Indramayu ini dapat dikatakan sebagai Taman KEHATI yang memiliki ciri khas dan tujuan konservasi ekosistem. Selain itu sebagai wahana sarana edukasi flora dan fauna.
Seusai acara, Bupati Indramayu dan tamu yang hadir melakukan mini tour untuk melihat perkembangan yang telah dilakukan di Taman KEHATI Indramayu sebagai bentuk komitmen Polytama dalam mengedepankan pelestarian lingkungan serta menjadikan Taman KEHATI sebagai paru-paru Kota Indramayu. (saprorudin)















