Bojonegoro,PN
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memberikan edukasi tentang keamanan jajanan sekolah, kepada anak-anak Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, saat mengisi kegiatan non fisik TMMD Reguler 110 Kodim 0813 Bojonegoro. Selasa (30/3/2021).
Hariono, S.ST, petugas penyuluh lapangan Dinkes Bojonegoro selaku pemateri menjelaskan, makanan jajanan anak perlu diperhatikan kehigienisannya agar tidak menimbulkan keracunan atau gangguan kesehatan lainnya saat dikonsumsi anak.
“Anak sekolah dasar sangat rentan terhadap masalah ini, karena mereka belum mengerti cara memilih jajanan yang sehat sehingga dapat berakibat buruk bagi kesehatannya,” jelasnya.
Pangan yang aman dan bermutu, dapat dihasilkan dari industri pangan besar maupun dari industri rumah tangga, dimana terbebas dari bahaya biologi, kimia dan fisik. Jadi pangan yang baik adalah terbebas dari ketiga bahaya tersebut.
“Disini peran orang tua sangat penting untuk membawakan bekal makanan untuk anak-anaknya ke sekolah, sesuai dengan kesukaan si anak, agar mereka tidak memilih jajan daripada bekalnya,” sambunganya.
Dirinya juga menghimbau kepada warga pedagang jajanan yang hadir agar meningkatkan kesadaran terkait keamanan pangan, yaitu tidak mencari keuntungan besar dengan menggunakan bahan makanan yang berbahaya dengan harga yang murah.
Hariono berharap apa yang disampaikannya dapat menambah pengetahuan, wawasan, dan meningkatkan kesadaran bagi anak, orang tua, dan para pedagang jajanan keliling.
Hadir juga dalam acara ini dari pihak Puskesmas Tambakrejo, para guru dan siswa-siswi SDN IV Ngrancang, perangkat desa setempat, serta sejumlah pedagang jajanan keliling. (Aan)















