Pelita News | Kab. Cirebon – Gelaran Mancing Setia Gembira Kabupaten Cirebon bersama Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, S.S., M.Si, Dapil Cirebon-Indramayu, sukses dan meriah digelar di Pemancingan BUMDes Desa Ciawiasih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon, Minggu (25/10/2026).
Lokasi pemancingan ini memiliki nilai istimewa. Sebelumnya, Pemancingan BUMDes Ciawiasih telah dikunjungi oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) untuk pengembangan potensi desa, dan hari ini kembali mendapat kehormatan dikunjungi langsung oleh Ibu Netty Prasetiyani. Turut hadir memberikan dukungan, Ketua PD PKS Kabupaten Cirebon, H. Nurholis, S.Pd.I.
Di atas panggung, Netty menyampaikan apresiasi luar biasa untuk kader PKK, Karang Taruna, Perangkat Desa dan Pemancing Mania.
“Mancing adalah sebuah kegiatan dan bukan sekedar hobi. Hakikat hidup berbangsa dan bernegara butuh kesabaran, perjuangan, kebersamaan. Mancing butuh kebersamaan dan kesabaran,“ tuturnya.
Dikesempatan tersebut, ia memberikan bantuan 200 Kg Ikan untuk kolam pemancingan BUMDes Ciawiasih dan uang bantuan Rp 5 Juta untuk penghijauan dan melengkapi sarpras BUMDes.
“Lima juta rupiah untuk Bumdes bisa digunakan sebagai sarana menghijaukan atau melengkapi sarana prasarana untuk Bumdes kita ya. Setuju ya? Mudah-mudahan Bumdes-nya makin maju,“ ujar Netty di atas panggung.
Usai membuka acara, Netty menjelaskan makna kegiatan kegiatan mancing gembira bersama masyarakat sebagai upaya untuk membangun kekompakan, kekeluargaan dan juga persaudaraan di Desa Ciawiasih.
“Nah, kita berharap mudah-mudahan sebagaimana sambutan saya tadi, mancing bukan sekadar hobi, tapi mancing menjadi sarana untuk terus memupuk rasa persaudaraan, melatih kesabaran dan memaknai hakikat untuk membangun bangsa itu perlu nilai-nilai seperti itu, kesabaran, perjuangan, kebersamaan, kekeluargaan, dan persaudaraan seperti itu,“ ungkapnya.
Netty juga mengungkap kedekatan historisnya dengan Desa Ciawiasih dan apresiasi untuk kepemimpinan perempuan.
“Saya terus terang dengan Desa Ciawiasih ini bukan baru hari ini bertemu, sejak suami Ibu (Kuwu) menjadi kuwu ya, Pak Hermanto, kita sudah punya hubungan baik. Dan saya secara pribadi sangat mengapresiasi kehadiran perempuan di ruang publik. Jadi, dulu mendampingi suaminya sekarang menjadi kuwu, menjadi orang nomor satu di Ciawiasih,“ pungkasnya.
Lanjut Netty katakan, ini adalah bukti bahwa perempuan juga punya kapasitas dan kompetensi yang sama besarnya dengan laki-laki untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Untuk itu perlu dukung potret-potret atau praktik baik di masyarakat, salah satunya adalah kehadiran Bu Nining Niawati sebagai kuwu di Desa Ciawiasih.
“Perhatian dan bantuan itu perlu di selaraskan dengan program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, karena tanggung jawab pembangunan itu bukan berpulang pada individu atau seseorang, tapi menjadi tanggung jawab kolektif mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah yaitu provinsi dan juga kabupaten,“ tutupnya.
Dikesempatan yang sama, Kuwu Desa Ciawiasih, Nining Niawati, S.ST menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Netty yang tidak pernah melupakan Desa Ciawiasih. Dari mulai PIP, 30 unit Rutilahu, Jalan Usaha Tani, alat pertanian dan bantuan lainnya yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Ciawiasih.
“Atas nama warga Ciawiasih merasa bangga atas kehadiran Ibu Netty dan menghaturkan banyak terima kasih untuk segala bentuk perhatian dan bantuannya kepada kami,“ ujarnya.
Pada kunjungan tersebut, Netty juga berkesempatan menaburkan ikan di kolam pemancingan. Bahkan ia juga tidak sungkan turut ambil bagian mengikuti rangkaian mancing bersama ratusan pemancing mania lainnya. @Ries













