Pelita News | Kab. Cirebon – Prestasi membanggakan ditorehkan SMA Negeri 1 Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Sekolah yang beralamat di Jl. KH. A. Wahid Hasyim No. 97 Kanci tersebut berhasil mengumpulkan 288 kg sampah dan masuk 4 besar sekolah dengan pengumpulan terbanyak se-Jawa Barat pada aksi World Cleanup Day (WCD) 2026.
Aksi WCD 2026 tingkat Jawa Barat yang diinisiasi Dinas Pendidikan Jawa Barat bersama River Cleanup Indonesia dan Self Learning Institute ini digelar serentak pada 18-19 September 2026. Sebanyak 566 sekolah dari 26 kabupaten/kota dengan 438.079 pelajar SMA/SMK/SLB se-Jawa Barat ikut terlibat.
Khusus Kabupaten Cirebon, sebanyak 25 sekolah yang turut serta. SMA Negeri 1 Astanajapura menjadi yang paling menonjol dengan capaian 288 kg, sejajar dengan sekolah besar lainnya seperti SMKN 1 Bojongpicung Cianjur (600 kg), SLB C Mahardika Depok (510 kg), dan SMK PU Negeri Bandung (461,95 kg).
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, mengapresiasi aksi World Cleanup Day sebagai wujud nyata pendidikan karakter peserta didik dan bukan sekadar seremonial.
“Aksi bersih-bersih ini adalah wujud nyata komitmen kita dalam menanamkan kesadaran ekologis kepada generasi muda. Pendidikan lingkungan tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas melalui teori, tetapi harus dipraktikkan langsung,” tegasnya, Sabtu (19/9/2026).
Ia menambahkan, sinergi bersama River Cleanup Indonesia dan Self Learning Institute diharapkan mendorong sekolah di Jabar menjadi pelopor budaya hidup bersih dan berkelanjutan.
Senada, Country Lead River Cleanup Indonesia, Egar Anugrah, menyampaikan terima kasih atas sinergi Disdik Jabar. “Kami berharap sinergi ini terus terjalin guna memperkuat kesadaran lingkungan bagi generasi penerus di Jawa Barat,“ ungkapnya.
Di SMA Negeri 1 Astanajapura, aksi dilakukan siswa dengan memilah sampah organik dan anorganik di lingkungan sekolah, kemudian ditimbang dan dilaporkan resmi ke Disdik Jabar.
Kepala SMAN 1 Astanajapura, H. Haerudin, S.Pd mengatakan partisipasi ini bagian dari program pembentukan karakter.
“Alhamdulillah siswa kami sangat antusias. Kegiatan bersih-bersih ini bukan hanya soal mengumpulkan sampah, tetapi menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa berprestasi di segala bidang, termasuk kepedulian lingkungan,“ pungkasnya, Senin (21/9/2026).
H. Haerudin, kembali menegaskan bahwa capaian 288 kg sampah ini bukan tujuan akhir, melainkan awal dari komitmen sekolah membangun budaya hidup bersih.
“Di SMA Negeri 1 Astanajapura, budaya hidup bersih tidak hanya saat ada event World Cleanup Day saja. Sekolah kami juga menerapkan program Senin Berseka. Senin Berseka adalah gerakan bersih-bersih serentak yang dilakukan setiap hari Senin oleh ASN dan satuan pendidikan di lingkungan Pemprov Jabar sebagai budaya hidup bersih dan peduli lingkungan,“ terangnya.
Menurutnya, sekolah dengan 1.410 siswa ini sengaja menanamkan prinsip bahwa kebersihan adalah bagian dari disiplin dan ibadah.
“Kalau lingkungan sekolah bersih, anak-anak belajarnya nyaman, hatinya juga tenang. Kami ingin lulusan SMA Negeri 1 Astanajapura tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga punya karakter peduli lingkungan. Prestasi masuk 4 besar se-Jawa Barat ini jadi motivasi bagi kami untuk terus menjadi pelopor sekolah bersih dan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon,“ ungkap H. Haerudin.
Berikut sebaran Peserta WCD Jabar 2026:
Kabupaten Bogor tercatat dengan 43 sekolah, disusul Kabupaten Ciamis 40 sekolah, Kabupaten Cianjur 35 sekolah, Kabupaten Sukabumi dan Karawang masing-masing 33 sekolah, Kabupaten Bandung 30 sekolah, Kabupaten Sumedang 30 sekolah, Kabupaten Garut 28 sekolah, Kabupaten Tasikmalaya 28 sekolah, Kabupaten Cirebon 25 sekolah, Kabupaten Bekasi 24 sekolah, Kabupaten Kuningan 23 sekolah, Kota Bandung 22 sekolah, Kabupaten Subang 21 sekolah, Kabupaten Indramayu 20 sekolah, Kabupaten Bandung Barat 18 sekolah, Kabupaten Purwakarta 18 sekolah, Kota Depok 18 sekolah, Kabupaten Majalengka 16 sekolah, Kota Bogor 16 sekolah, Kota Bekasi 12 sekolah, Kota Banjar 9 sekolah, Kota Cirebon 9 sekolah, Kabupaten Pangandaran 8 sekolah, Kota Sukabumi 5 sekolah, dan Kota Cimahi 2 sekolah. @Ries















