Pelita News I Indramayu
Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh bagi warga, kini bersiap mendapatkan wajah baru. Harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak hadir bagi sejumlah warga Kabupaten Indramayu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Hal tersebut terlihat saat Bupati Indramayu Lucky Hakim didampingi Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri mengunjungi sejumlah penerima manfaat, Minggu (13/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp20 juta yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzakki yang dihimpun melalui Baznas Kabupaten Indramayu, serta bantuan sembako dari Dinas Sosial.
Salah satu penerima manfaat adalah Sarban (78), warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang. Rumah yang selama ini ditempatinya akan dibongkar dan diperbaiki secara menyeluruh agar lebih aman dan nyaman untuk dihuni.
Hunian tersebut juga direncanakan dilengkapi kamar mandi di dalam rumah, sehingga dapat memudahkan aktivitas sehari-hari, terutama pada malam hari. Selama proses perbaikan berlangsung, Sarban akan tinggal sementara di rumah anaknya.
“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur mendapat bantuan ini. Selama ini rumah saya kondisinya kurang layak. Mudah-mudahan setelah diperbaiki bisa lebih nyaman dan aman untuk ditempati,” ungkapnya.
Bantuan serupa juga diterima Masniyah (54), warga Desa Kandayakan, serta Parna (71), warga Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak melalui program Rutilahu.
Dalam hal itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui ZIS yang dihimpun Baznas, kami ingin memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama untuk membantu mereka memiliki rumah yang lebih layak,” ujarnya.
Aspuri berharap, bantuan stimulan rehabilitasi Rutilahu dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban kebutuhan para penerima manfaat.
Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah secara langsung untuk melihat kondisi sekaligus memahami kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka,” katanya.
Menurut Bupati Lucky Hakim, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga penerima manfaat.
Bagi para penerima manfaat, bantuan ini bukan sekadar memperbaiki rumah, melainkan juga menghadirkan rasa aman dan nyaman. Dari hunian yang lebih layak, tumbuh kembali harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. (Duliman)















