Pelita News | Kab. Cirebon – Proses pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport – 8 rute Surabaya – Banjarmasin masih terus dilakukan. Hingga Senin, (14/9/2026) pukul 15.30 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 115 korban telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, 109 korban selamat dan 6 orang meninggal dunia. Artinya masih terdapat 128 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang penumpang dan kru kapal.
Di tengah proses pencarian, keluarga korban di Cirebon juga masih menanti kabar. Salah satunya Yaya Carya, 58, warga Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Istri korban, Ade Tursina, menerima kabar dari mandor pekerja, Rahmat, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Yaya yang sebelumnya buruh bangunan di Jakarta, rencananya hendak bekerja di Kalimantan.
“Harapan kami suami dan ayah dari anak-anak bisa selamat. Kami hanya meminta kepastian dari pihak terkait,” tutur Ade dengan mata berkaca-kaca.
Yaya Carya sendiri merupakan tulang punggung keluarga, ia sangat bertanggung jawab dan penuh kasih sayang kepada ketiga anaknya.
“Apapun yang terjadi kami tetap berharap yang terbaik, kalaupun memang sudah takdirnya harus tiada, kami berusaha ikhlas. Ini mungkin jalan terbaik dari Yang Maha Kuasa, namun demikian kami sangat menanti adanya kabar baik dan kepastian perhatian dari semua pihak“ ujar Ade dengan nada sedih.
Dikabarkan sebelumnya, 115 korban telah berhasil ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Satu korban tiba di Lanud Syamsudin Noor, serta 28 korban lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti.
“Kami belum dapat menyimpulkan cuaca buruk maupun gelombang tinggi sebagai penyebab kecelakaan. Penentuan faktor penyebab memerlukan investigasi teknis berdasarkan data dan fakta yang dikumpulkan dari berbagai sumber,“ ujar Kepala Basarnas, Mohammad Syafi’i dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Senin (14/9/2026).
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga telah bergabung untuk mengumpulkan informasi dan data sebagai bahan investigasi. Dengan demikian, penyebab pasti tenggelamnya KM Virgo Transport – 8 masih menunggu hasil penyelidikan sesuai prosedur keselamatan transportasi.
Kronologi Singkat
1. Pukul 01.00 WIB, Minggu 13/9: KM Virgo Transport – 8 melaporkan cuaca buruk dan hilang kontak.
2. Pukul 04.10 WIB: Manajemen melapor ke Kantor SAR Banjarmasin.
3. Pukul 04.30 WIB: Tim SAR diberangkatkan dengan KN SAR Laksmana 241.
4. Operasi SAR gabungan melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, dan unsur potensi SAR di titik 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih.
Hingga saat ini operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung. @Ries
















