Pelita News | Kab. Cirebon – SMK Samudra Nusantara Astanajapura Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Perkemahan bertempat di Bumi Perkemahan Sadamantra, Kabupaten Kuningan, Jumat-Minggu, 11-13 September 2026. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta didik ini mengusung tema umum “Pembentukan Karakter, Kepemimpinan & Kemandirian”.
Hari Pertama Jum’at, 11 September 2026 – MASUK KE DUNIA NYATA & KETAHAN DIRI.
Perkemahan dibuka dengan pelepasan di sekolah pukul 08.30 WIB. Peserta kemudian bertolak menuju Bumi Perkemahan Sadamantra. Setiba di lokasi dilanjutkan Camp Setup Challenge, Sholat Jum’at, latihan PBB Taktis bersama Tim TNI, Apel Pembukaan, dan Gelar Senja. Malam harinya peserta mengikuti Mission Impossible sebagai simulasi tantangan kepemimpinan.
Hari Kedua Sabtu, 12 September 2026 – TEKANAN MENGUJI KARAKTER, OUTBOUND & MALAM KEAKRABAN.
Kegiatan dimulai pukul 04.00 WIB dengan Ibadah dan Pembinaan Karakter. Agenda utama hari kedua adalah Outbound di 5 Pos yang menguji etika profesi, problem solving, dinamika kelompok, K3, hingga refleksi diri. Malam harinya dilanjutkan Upacara Api Unggun, Campfire Reflection, dan Kreasi Seni antar regu.
Hari Ketiga Minggu, 13 September 2026 – BUKTI, PELANTIKAN & PENUTUPAN.
Hari terakhir diisi Ibadah Subuh, Senam Pagi, Operasi Semut dan pembongkaran tenda. Kegiatan ditutup secara resmi melalui Apel Penutupan yang dipimpin Ketua Panitia Suratno NY, S.Pd pada pukul 09.30 WIB, dilanjutkan perjalanan pulang ke sekolah.
Ketua Panitia Perkemahan, Suratno NY, S.Pd mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Kami berharap melalui perkemahan ini anak-anak bisa belajar tanggung jawab, kerja sama tim, dan ketahanan diri. Semua materi yang diberikan mulai dari PBB, outbound hingga renungan api unggun adalah bekal mereka untuk menjadi pemimpin masa depan,“ ujarnya.
Selanjutnya, Kepala SMK Samudra Nusantara Astanajapura, Jahri Faidi, S.H., M.H turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, perkemahan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian penting dari pendidikan karakter.
“Perkemahan ini adalah kawah candradimuka bagi anak-anak kita. Di sini mereka ditempa mental, fisik, dan spiritualnya. Saya berharap setelah kembali ke sekolah, mereka menjadi siswa yang lebih disiplin, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,“ tuturnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, guru pendamping, dan Tim TNI yang telah membantu menyukseskan kegiatan yang berlangsung selama 3 hari.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapat anak-anak selama di Bumi Perkemahan Sadamantra ini bisa diterapkan di sekolah maupun di masyarakat,“ pungkas Suratno.
Usai mengikuti kegiatan perkemahan, ratusan siswa kembali mengikuti pelantikan yang digelar di sekolah pada Senin (14/9/2026). Pelantikan tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan, sekaligus pengukuhan bahwa nilai-nilai yang ditempa selama di Bumi Perkemahan Sadamantra Kuningan siap diimplementasikan dalam kehidupan berorganisasi di sekolah.
Dengan berakhirnya perkemahan ini, diharapkan api semangat yang dinyalakan di Sadamantra Kuningan tidak padam begitu saja. Nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kepemimpinan yang ditempa selama tiga hari di tengah alam diharapkan menjadi cahaya penuntun bagi para peserta untuk melangkah lebih berani, tangguh, dan berkarakter dalam mengarungi masa depan. @Ries















