Pelita News | Kab. Cirebon – Setelah sukses menggelar Laporan Pertanggungjawaban tahun buku 2025 pada Mei 2026 lalu, BUMDes Makmur Sejahtera Desa Susukanlebak, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon kini tengah menjalankan komitmen program kerja tahun 2026.
Dalam arah kebijakan usaha tahun ini, BUMDes Makmur Sejahtera melakukan penyesuaian unit usaha. Usaha budidaya jagung dinilai kurang prospektif dari sisi keuntungan dan penyerapan pasar secara resmi dihentikan. Sebagai gantinya, BUMDes mulai fokus mengembangkan usaha budidaya ternak Domba.
Ketua BUMDes Makmur Sejahtera Desa Susukanlebak, Maryamah menjelaskan, pengembangan ternak Domba dipilih setelah mempertimbangkan potensi pakan lokal yang melimpah di wilayah Susukanlebak serta kebutuhan pasar yang cenderung stabil sepanjang tahun.
Di sisi lain, unit usaha perdagangan dan jasa PPOB juga mulai dikembangkan kembali dan diperluas. Layanan yang ditingkatkan meliputi pembayaran listrik, pulsa, paket data, dan BPJS Kesehatan. Penguatan unit ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
“Kami ingin BUMDes benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Makanya unit yang dijalankan harus tepat sasaran dan bisa berkelanjutan,“ terangnya, Selasa (28/7/2026).
Pantas saja, dari 13 Desa di Kecamatan Susukanlebak, administrasi BUMDes Makmur Sejahtera Desa Susukanlebak dinilai menjadi yang terbaik. Tata kelolanya sangat tertata rapi, sehat, dan akuntabel.
Capaian ini menjadi bukti komitmen pengurus dalam menjalankan prinsip transparansi dan profesionalisme pengelolaan BUMDes.
Ke depan, BUMDes Makmur Sejahtera menargetkan peningkatan omzet dari dua unit usaha utama tersebut, sekaligus membuka peluang kerja bagi warga desa. @Ries















