KUNINGAN, PELITA NEWS
Pemasangan instalasi Listrik program Kuningan caang, di Desa Cibeurem, Kecamatan, Cibeuerum Kabupaten Kuningan tidak sesuai harapan masyarakat. Dari program Kuningan Caang mendapat 10 titik lampu penerangan jalan umum namun lokasi dan jarak pemasangan tidak sesuai harapan masyarakat.
Kepala Desa Cibeureum Arip Topik merasa bersyukur desa nya mendapat 10 titik lampu PJU dari program Kuningan Caang, Alhamdulillah sejak dari pemasangan tihang hingga sekarang nyala tidak ada kendala, tidak ada permasalahan, dan berjalan dengan baik. Namun Kades Arip di dampingi tokoh masyarakat yang juga Ketua RW di Desa Cibeureum Sutarno merasa kecewa, lantaran jarak dari titik ketitik berikutnya tidak sesuai dengan harapan warganya.
10 titk lampu PJU dari program Kuningam Caang itu hanya bisa menerangi satu lingkungan, sedangkan lokasi yang dianggap rawan dari berbgai kejahatan karena gelap tidak di pasang PJU, padahal Kades serta masyarakat berharap dipasang di sepanjang jalan provinsi yang ada di Desa Cibeureum lebih kurang 4 Km. “Sepanjang lebih kurang 4 Km Desa Cibeureum terlintas jalur Jalan Provinsi, namun dari batas desa Cileuya hingga Cibeureum-Cibingbin tidak ada PJU, Saya mohon kepada pihak pemerintah agar dipasang PJU di jalur Provinsi karena termasuk daerah rawan keamanan,” tegas Kades Arip
Memang PJU program Kuningan caang tidak ada pengutan atau di minta bayaran namun kendatipun demikian wilayah yang gelap ya gelap yang terang bertambah terang karena di desa tersebut selain mendapat 10 titik PJU dari Kuningan caang ada juga PJU dari pemda juga dari aspirasi dewan.
PJU dari program Kuningan Caang 10 titik itu dipasang hanya di Blok lingkungan Selatan Cibeureum sementara lingkungan lainnya di Desa Cibeureum tidak terterangi. “Saya mohon kepada pelaksana dan yang berwenang kebutuhan PJU itu yang tahu adalah masyarakat kami dan kami juga berharap pemasangan PJU diutamakan di lokasibyang kami anggao penting, bukan ditemoat yang telah ada lampu oenerangan malah di pasang lagi, yang tahu lokasi itukan masyarakat,” kata Kades yang di amini oleh tokoh masyarakat.
Padacprinsipnya kami mendukung program Kuningan Caang, apa yang telah disumbangkan kepada Desa Kami, kami mengucapkan terima ksih. “Namun beberapa bagian masih ada kekuarangan, terutama di lingkungan atau di titik titik rawan guna meminimalisir atau mengurangi tindak kriminal yang tak jarang terjadi, kami nih sebagai warga memohon kepada Pemprov atau Kabupaten mohon diperhatikan, dan terealisasi apa yang disampaikan oleh Kepala Desa demi keamanan bersama,” pinta tokoh masyarakat tersebut, (Mans Bom)















