
Indramayu,PN
Forum Kerukunan Pantura (Indonesia dan Taiwan), terus berkomitmen untuk wujudkan pembangunan Musholah di setiap Kabupaten dan Kota pantura Jawa Barat, terbukti sejak 2018 hingga saat ini secara konsekuen pembangunan musholah terus dilakukannya. Ditahun 2022 Forum Kerukunan Pantura kembali bangun musholah dan peletakan batu pertama pembangunan musholah dilaksanakan minggu (20/02) di Desa Kerangkeng Blok Oyoran RT 001 RW 002 Kecamatan Kerangkeng Kabupaten Indramayu dan kegiatan tersebut yang dihadiri Kuwu Desa Krangkeng, anggota Forum Pantura yang sudah pulang ke Indonesia (dari Indramayu Cirebon Subang.red).

Suma salah satu tim relawan Forum Kerukunan Pantura wilayah Cirebon menjelaskan, peletakan batu pertama pembangunan Musholah di wilayah Desa Krangkeng merupakan pembangunan Musholah yang ketiga, yang sebelumnya pembangunan Musholah telah dilakukan di dua wilayah lain yang terdapat anggota yang aktif dan masuk pada Forum Kerukunan Pantura, selain itu seluruh Musholah yang di bangun oleh Forum Kerukunan Pantura memiliki nama yang sama.
“sebelumnya dua Musholah yang sudah bangun oleh kami, dan ini pembangunan yang ketiga di Desa Krangkeng, sebelum di Cirebon dan Subang, semua Musholah yang di bangun oleh kami bernama Musholah Nurul Iman Pantura,”jelasnya.

Ditambahkannya, Forum Kerukunan Pantura akan membangun Musholah diseluruh daerah yang terdapat anggota yang masih aktif, dan seluruh pembangunan Musholah di danai keseluruhannya oleh anggota Forum Kerukunan Pantura.
Suma menyebutkan, anggota Forum Kerukunan Pantura tidak hanya berasal dari daerah pantura yang ada di Jawa Barat, akan tetapi anggota Forum Kerukunan Pantura juga terdapat dari daerah Banten bahkan Brebes, sehingga kemungkinan besar Musholah Nurul Iman Pantura juga akan berdiri diwilayah tersebut di tahun selanjutnya.
“kami berasal dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, Subang, Karawang, Banten, dan Brebes, dan nama pengurus Forum ini Ketua Wandi asal Indramayu, Malik Wakil Ketua asal Cirebon, dan Pembina Tomi, Kopral dan Tori,”sebutnya.

Suma memaparkan, berdirinya Forum Kerukunan Pantura sejak tahun 2010 yang berdiri di Taiwan, dan pertama kalinya pembangunan Musholah yang di bangun dan di danai oleh Forum Kerukunan Pantura sejak tahun 2018 dan hingga saat ini, Dia juga menjelaskan beberapa syarat untuk bisa dilaksanakannya pembangunan Musholah tersebut.
“Forum Kerukunan Pantura berdiri di Negara Taiwan pada tahun 2010, dan pembangunan Musholah ini berjalan sudah tiga tahun dan pembangunan Musholah sekitar tahun 2018 pertama kali dimulai, dan satu tahun satu Musholah dan ini tahun yang ketiga, ini pembangunan yang ketiga, yang pertama di Cirebon, kedua di Subang, dan sekarang di Indramayu, Ketua meminta kepada PMI yang sudah pulang untuk mencari tanah wakaf yang berkenan didirikan Musholah, kalau sudah ada tanah wakaf, surat-surat diurus dan di atas namakan organisasi Forum Kerukunan Pantura,paparnya.

Selain Musholah yang dibangun oleh Forum Kerukunan Pantura, Suma Ucapkan PMI yang tergabung di Forum Kerukunan Pantura juga berkecimpung di kegiatan sosial, yang mana pernah hadir di daerah yang terkena bencana di seluruh Nusantara, selain itu juga Forum tersebut hadir untuk anak Yatim dan yatim-piatu serta jompo
“Forum Kerukunan Pantura yang digawangi oleh Pantura peduli dan sebagai pencetusbya (Bapak Suma.red) memiliki program untuk santunan anak yatim dan orang jompo dan ada keniatan untuk membangun Musholah dan pemberian bantuan untuk daerah yang terkena bencana di Indonesia,”ucapnya.
Walaupun Forum Kerukunan Pantura merupakan PMI, namun banyak hal yang membuat seluruh pengurus dan anggota merasa bangga, dengan program dan kegiatan yang telah dilakukannya, hal yang tak kalah membahagiakan ketika anggota dari Forum tersebut bisa berbuat hal baik untuk kampung halamannya dan orang lain.
‘pengurus dan anggota Forum Kerukunan Pantura merasa bangga, walaupun berstatus sebagai PMI, namun bisa memberikan hal yang terbaik untuk kampung halaman, orang lain dalam hal ibadah,”Ungkap Suma.

Kemudian Suma yang mewakili seluruh pengurus dan anggota yang ada di Forum Kerukunan Pantura berharap, apa yang telah dilakukannya bisa menjadi ladang ibadah, selain itu juga seluruh hal yang telah dilakukan Forum Kerukunan Pantura bisa memberikan manfaat bagi seluruh orang serta Dia juga berharap adanya Forum PMi lain yang dapat mengikuti jejak Forum Kerukunan Pantura.
“mudah-mudahan ini bisa menjadi amal baik untuk seluruh pengurus dan anggota Forum Kerukunan Pantura dan donatur, baik masih ada di Negara Taiwan maupun yang sudah ada di Indonesia, semoga hal baik ini bisa memberikan hikmah dan manfaat serta bisa ditiru oleh seluruh PMI yang ada di negara lain,”harapnya.(Sur)















